Rahmat Hidayat Djati Serukan Silih Asih untuk Fondasi Peradaban

Jakarta, Maret.id — Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Dr. H. Rahmat Hidayat Djati, M.I.P, mengajak seluruh masyarakat untuk merawat warisan budaya Sunda. Hal ini disampaikan dalam acara Pasamoan Inohong Sunda yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Acara tersebut merupakan bagian dari perayaan milangkala kedua Majelis Musyawarah Sunda. Rahmat Hidayat menekankan pentingnya nilai-nilai luhur Sunda, seperti Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh, di tengah perubahan zaman yang cepat. “Nilai-nilai ini bukan hanya sekadar warisan, tetapi fondasi peradaban yang harus kita pelihara,” kata Rahmat Hidayat Djati.
Ia menegaskan bahwa untuk membangun kehidupan yang harmonis, masyarakat harus menerapkan prinsip kasih sayang, kecerdasan, dan kepedulian. “Gunung teu meunang dilebur, lebak teu meunang diruksak,” ucapnya. Pesan tersebut mengingatkan bahwa kemajuan tidak boleh mengorbankan keseimbangan alam.
Rahmat Hidayat menyatakan bahwa saat ini berbagai tantangan, seperti perubahan iklim dan ketimpangan ekonomi, memerlukan cara pandang yang lebih holistik. Ia juga menyoroti pentingnya gagasan Ekoregion Sunda sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat persatuan.
“Sunda, Cirebon, Banten, dan Betawi merupakan satu kesatuan sejarah dan budaya yang saling terhubung,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pembangunan harus menjunjung tinggi keadilan, bukan hanya pertumbuhan semata.





