Tantangan Hafalan Al Quran Berhadiah Miras, DKI Kritik Pengusaha

Jakarta, Maret.id — Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, menyoroti video viral terkait tantangan hafalan ayat Al Qur’an berhadiah minuman keras yang terjadi di konser musik The Sounds Project Vol 9 di kawasan Ancol pada 7-9 Agustus 2026.
Suhud menyatakan bahwa tindakan tersebut menyakiti perasaan umat beragama, khususnya umat Islam. Ia memperingatkan para pengusaha hiburan untuk tidak mempermainkan agama demi menarik pengunjung.
“Jangan sampai ini terulang di masa yang akan datang dalam kegiatan hiburan-hiburan lainnya,” tegas Suhud dalam keterangannya pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ia mengharapkan pengusaha lebih fokus pada inovasi bisnis yang sehat, tanpa melakukan gimik yang menyentuh ranah penistaan agama. “Sebaiknya yang dilakukan para pengusaha demikian, sehingga hiburan di kota Jakarta yang menuju kota global ini tetap kreatif, inovatif, dan berbudaya,” ucap Suhud.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga mengecam promosi miras yang dikaitkan dengan tantangan hafalan Al Qur’an. Menurutnya, tindakan tersebut tidak semestinya terjadi di Jakarta dan dianggap menodai kehidupan beragama.
Pramono menilai pengaitan promosi minuman keras dengan hafalan kitab suci tidak dapat dibenarkan. “Yang berkaitan dengan promosi minuman keras yang viral, apalagi dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, ini sungguh-sungguh menodai kehidupan keagamaan yang sangat kita jaga bersama di Jakarta,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Atas kejadian ini, Pramono meminta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengambil langkah tegas.





