Nasional

Sayur MBG Berbau, BGN Tegaskan Tetap Jangan Dimakan

Jakarta, Maret.id — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pentingnya pemeriksaan makanan sebelum Makan Bergizi Gratis (MBG) dikonsumsi oleh peserta didik.

Hal ini menyusul pertanyaan terkait aman tidaknya sayur dalam paket makanan MBG yang tercium bau, meskipun nasi dan lauk lainnya terlihat baik. Menurut BGN, makanan yang menunjukkan kondisi tidak layak harus segera dikembalikan ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan tidak boleh dikonsumsi.

“Jika terdapat makanan yang diragukan keamanannya, maka seharusnya seluruh paket makanan dikembalikan kepada SPPG,” ujar Sudaryono, atau akrab disapa Mas Dar. Ia menambahkan bahwa seluruh makanan harus ditangani secara menyeluruh jika ada satu jenis yang dianggap tidak layak.

“Kalau ditemukan tidak layak, misalnya ada lauk, sayur, buah, dan nasi, apabila sayur yang baunya tidak baik, maka semuanya harus tidak dikonsumsi,” tegas Mas Dar.

Lebih lanjut, apabila makanan dinyatakan tidak layak, seluruh paket harus dikembalikan untuk pemeriksaan lanjutan. Langkah ini diambil untuk melindungi kesehatan peserta didik dan guru.

“Wajib hukumnya tidak dikonsumsi dan dikembalikan kepada dapur SPPG. Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Mas Dar.

BGN menekankan bahwa keamanan pangan adalah prioritas utama dalam pelaksanaan MBG. Para guru diharapkan aktif melakukan pemeriksaan organoleptik terhadap makanan sebelum disajikan kepada siswa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button