Nasional

RAPBN 2027 Target Pertumbuhan 6 Persen Dianggap Optimistis

Jakarta, Maret.id — Target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dianggap terlalu optimistis. Ini terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan berbagai tantangan yang masih membayangi Indonesia.

RAPBN 2027 mengusung tema “Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Sejahtera Lebih Cepat.” Angka yang disampaikan oleh Presiden pun terlihat ambisius dalam menargetkan pertumbuhan ekonomi pada angka 6 persen.

Namun, para pengamat ekonom menilai bahwa ada beberapa aspek dalam RAPBN 2027 yang perlu dirasionalisasi sesuai kondisi global dan nasional saat ini. “Target pertumbuhan ekonomi 6 persen dinilai terlalu optimistis di tengah kondisi ekonomi global dan nasional,” kata Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS).

Ia menambahkan, “Kondisi ekonomi global mengalami guncangan yang cukup signifikan yang dipengaruhi oleh keadaan geopolitik yang terus memanas dan menyebabkan ketidakpastian global meningkat,” ucap Nailul.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral di negara seperti AS dan Jepang telah memulai rezim suku bunga positif. Gejolak perang di Timur Tengah, menurutnya, juga dapat berdampak pada perdagangan global.

“Ancaman dari kenaikan harga minyak global juga meningkatkan tekanan pada APBN serta distribusi barang secara global. Ini dapat menekan konsumsi rumah tangga yang selama ini menyumbang lebih dari 50 persen dari pembentukan PDB nasional,” pungkas Nailul.

Dia juga menilai bahwa inflasi yang ditargetkan sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen sangat tidak realistis. “Faktor-faktor seperti kenaikan harga pangan tidak dipertimbangkan oleh pemerintah,” kata Nailul.

Prediksi inflasi untuk tahun 2027 bisa mencapai 5,74 persen, mengingat ada kemungkinan El-Nino Godzilla terjadi pada akhir tahun 2026 hingga tahun 2027.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button