Pemerintah Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia dengan sigap merespons bencana gempa bumi yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan logistik dan personel gabungan segera dikerahkan untuk mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak. Hingga malam Sabtu (15/8), pemerintah telah mengirimkan total 27 ton bantuan logistik ke berbagai lokasi yang terpengaruh di NTT.
Pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap melalui beberapa penerbangan Hercules pada hari yang sama. “Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga,” ujar Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.
Lebih dari 3.500 personel TNI dan Polri telah dikerahkan ke wilayah Flores pada hari kejadian untuk mendukung penanganan darurat. “Selain itu, langsung di hari kejadian, TNI-Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 personel ke berbagai daerah pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT,” kata Teddy.
Langkah cepat ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menangani situasi pascagempa. Presiden juga telah menginstruksikan sejumlah kementerian dan lembaga untuk bergerak aktif ke NTT pada hari kejadian demi memastikan penanganan yang efektif.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial terlibat dalam upaya ini bersama dengan unsur PLN, Pertamina, dan Telkom.





