Menteri Rayakan HUT RI ke

Jakarta, Maret.id — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diwarnai dengan makna yang berbeda bagi sejumlah menteri dan pejabat negara.
Mereka memilih untuk tidak berpartisipasi dalam upacara di Istana Negara, melainkan membagi tugas ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respons pemerintah pusat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. “Kami ingin memastikan penanganan dampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 berjalan terkoordinasi,” ucap Pratikno.
Pratikno menambahkan bahwa sejumlah pejabat pemerintah pusat akan ditempatkan di area terdampak untuk mengawasi penanganan sesuai tanggung jawab masing-masing. Mereka juga akan mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-81 bersama masyarakat lokal.
“Kami akan membagi tugas ke lapangan dan besok akan ikut berupacara di berbagai daerah terdampak bencana,” ujar Pratikno setelah rapat koordinasi di Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Menurut Pratikno, kehadiran pejabat negara di daerah terdampak lebih dari sekadar menghadiri upacara. Mereka ditugaskan untuk mengawal berbagai isu penting dan memastikan kebutuhan penanganan bencana dapat segera terpenuhi.
“Kita akan mengawal isu-isu krusial di daerah tersebut, meski kami berada di lokasi berbeda,” kata Pratikno. Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat sudah bergerak sejak hari pertama gempa terjadi.
Pada malam setelah gempa, Pratikno bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Kepala BNPB Suharyanto, juga Kepala Basarnas Mohammad Syafii, berangkat ke wilayah terdampak. Kehadiran tim pemerintah bertujuan untuk memastikan penanganan dimulai dari masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi.





