Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Karhutla Kalimantan

Jakarta, Maret.id — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kabar mengenai pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam yang ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan adalah tidak benar.
Pras meminta kepada publik untuk tidak mempercayai isu ini dan menegaskan pentingnya verifikasi informasi yang beredar di media sosial. “Tidak ada, tidak benar. Siapa yang mencetuskan isunya? Di media sosial kan banyak trending, tapi kan belum tentu itu yang benar,” ucap Prasetyo Hadi.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah memang membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam penanganan karhutla, namun bukan berarti menunjuk Haji Isam sebagai koordinator. “Bahwa semua pihak diminta ikut membantu itu benar. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena itu kewenangannya bukan di situ,” ujarnya.
Pemerintah pusat memiliki mekanisme koordinasi yang sudah direncanakan, dengan membagi tanggung jawab penanganan berdasarkan wilayah. Dia menyebutkan bahwa sejumlah pejabat setingkat menteri telah ditunjuk untuk tugas ini, termasuk wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. “Pemerintah pusat sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk berbagi wilayah. Jadi memang kita bagi tugas untuk atensi Kalimantan Barat, Tengah dan seterusnya. Memang kita atur seperti itu,” jelasnya.
Sebelumnya, di media sosial beredar narasi bahwa Haji Isam ditunjuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menangani kebakaran hutan di Kalimantan. Kabar ini telah memicu berbagai reaksi di kalangan netizen.





