Gempa NTT, 1.305 Jiwa di Sikka Terima Pasokan Air Bersih

Jakarta, Maret.id — Gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menimbulkan kerusakan dan meningkatkan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak. Sekitar 1.305 orang saat ini berada di lokasi pengungsian terpusat di Gelora Samador, Kabupaten Sikka, dan mendapat pasokan air bersih dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terkena dampak bencana. “Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pastikan tersedia, terutama bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana dan masih berada di pengungsian,” ucap Dody, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Menteri Dody menambahkan bahwa kementeriannya akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut sesuai dengan kondisi di lapangan. “Kementerian PU akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” lanjutnya.
Salah satu lokasi yang mendapatkan bantuan adalah Desa Baopaat di Kecamatan Lela, di mana pelayanan air bersih menyasar 48 kepala keluarga atau sekitar 192 jiwa. Di lokasi ini, Kementerian PU mengirimkan satu Mobil Tangki Air (MTA) berkapasitas 6.000 liter.
Selain itu, Gelora Samador juga menerima bantuan air bersih. Di tempat ini terdapat sekitar 1.305 jiwa atau 358 kepala keluarga yang memerlukan pasokan air. Sebanyak 6.000 liter air bersih telah dikirimkan ke lokasi tersebut melalui MTA.
Dody menegaskan bahwa Kementerian PU terus melakukan koordinasi dan pemantauan untuk memastikan dukungan infrastruktur dasar dapat diberikan dengan tepat. “Kementerian PU terus melakukan koordinasi dan pemantauan kebutuhan di lapangan untuk memastikan dukungan infrastruktur dasar dapat diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak,” pungkasnya.





