Nasional

Gempa NTT M7,7 Menghancurkan Fasilitas, Bantuan Mengalir

Jakarta, Maret.id — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Peristiwa ini menyebabkan sejumlah korban jiwa dan luka, serta kerusakan infrastruktur di berbagai wilayah.

Dalam upaya penanganan pascabencana, bantuan logistik terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Tim Regional Bali dan Nusa Tenggara Danamon memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga di Kecamatan Maurole pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Bantuan tersebut mencakup beras, selimut, terpal, telur, mi instan, biskuit, dan air mineral. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Danamon terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa,” ucap I Gusti Agus Indrawan, Regional Corporate Officer Danamon Bali & Nusra.

Gempa yang berpusat di sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, tidak hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga kerusakan pada fasilitas dan infrastruktur. Tim Danamon melanjutkan upaya pengadaan dan distribusi bantuan di Kecamatan Maurole, Reok, dan Cibal.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat dilakukan guna memastikan bantuan sampai sesuai kebutuhan. “Kami berharap kondisi masyarakat dapat segera pulih dan berbagai upaya penanganan dapat terus berjalan baik,” tambah I Gusti Agus Indrawan.

Bantuan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, menyediakan perlindungan sementara, dan mendukung operasional dapur umum di lokasi yang terdampak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button