Nasional

REHABILITASI SEKOLAH PASCABANJIR SUMATRA MENJADI RP2,9 TRILIUN! RIBUAN SEKOLAH KEMBALI BEROPERASI

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia berencana untuk segera menyelesaikan pencairan bantuan lanjutan yang ditujukan kepada 223 satuan pendidikan di daerah yang terdampak bencana. Bantuan ini akan mencakup dana sebesar Rp83,3 miliar yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan sektor pendidikan pascabencana.

Pemulihan Sektor Pendidikan Pasca Banjir

Enam bulan setelah bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mempercepat proses pemulihan. Hingga saat ini, sebanyak 4.820 dari total 4.922 sekolah yang terdampak telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara penuh.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa pencairan bantuan lanjutan akan segera dilakukan. “Pada pekan kedua dan ketiga Mei 2026, kami akan menyelesaikan pencairan kepada 223 satuan pendidikan,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan di Jakarta.

Bantuan Operasional dan Revitalisasi Sekolah

Selain pencairan dana bantuan, pemerintah juga menyalurkan bantuan operasional sebesar Rp17 miliar untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di masa transisi darurat ini. Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa proses pendidikan tetap berjalan meskipun dalam situasi pemulihan.

Di samping itu, dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi, Kemendikdasmen telah menyalurkan bantuan revitalisasi kepada 3.084 sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp2,9 triliun. Program ini dilaksanakan secara swakelola oleh 2.817 sekolah, sementara 267 sekolah yang mengalami kerusakan parah direlokasi melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Darat dengan anggaran lebih dari Rp446 miliar.

Perhatian pada Tenaga Pendidik

Pemerintah juga tidak lupa memberikan perhatian kepada para guru dan tenaga kependidikan yang juga terdampak oleh bencana. Bantuan khusus telah disalurkan kepada 53.215 guru dan tenaga kependidikan dengan total anggaran mencapai Rp286 miliar untuk periode tiga bulan.

Sebaran bantuan ini mencakup 2.085 sekolah di Aceh, 332 sekolah di Sumatra Barat, dan 667 sekolah di Sumatra Utara. Dari total keseluruhan, sebanyak 2.861 sekolah telah menerima dana tahap pertama sebesar 70 persen dengan nilai lebih dari Rp1,9 triliun.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan sektor pendidikan dapat segera pulih dan para siswa dapat kembali melanjutkan proses belajar mengajar dalam kondisi yang lebih baik. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama meskipun dalam situasi pascabencana.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button