Nasional

Dibajak Perompak Somalia! Seluruh Kru MT Honour 25 Dipastikan Sehat dan Gaji Tetap Dibayar!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengonfirmasi bahwa seluruh kru kapal MT Honour 25 yang dibajak di perairan Somalia dalam keadaan sehat. Gaji para kru tetap dibayarkan meskipun situasi yang mereka hadapi cukup mengkhawatirkan.

Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl, menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, seluruh kru yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan dalam kondisi baik. “Kebutuhan logistik mereka terpenuhi dan gaji tetap dibayarkan,” ungkap Vahd dalam pernyataannya pada Selasa, 19 Mei 2026.

Koordinasi dengan Keluarga Kru

Kemlu RI memastikan akan terus berkoordinasi dengan keluarga para kru kapal untuk menyampaikan perkembangan terbaru mengenai penanganan kasus ini. Vahd mengungkapkan, “Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, dan pihak-pihak terkait telah melakukan komunikasi dengan keluarga kru dan memastikan bahwa Pemerintah akan terus melakukan upaya terbaik untuk melindungi WNI di luar negeri.”

Pihak Kemlu juga menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesehatan dan keamanan kru adalah prioritas utama. Mereka berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dalam memberikan perlindungan bagi warga negara yang berada di luar negeri.

Informasi Terkait Pembajakan

Kapal MT Honour 25 dibajak pada tanggal 22 April lalu di dekat wilayah perairan Hafun, Somalia. Kapal tersebut ditumpangi oleh belasan kru dari berbagai negara, termasuk empat orang WNI, sepuluh orang awak kapal asal Pakistan, serta satu orang masing-masing dari India dan Myanmar.

Penyelamatan para kru melibatkan kerja sama antara berbagai pihak di Somalia, termasuk pemerintah dan tokoh masyarakat setempat. Dengan situasi yang masih berlangsung, upaya penyelamatan terus dilakukan untuk menjamin keselamatan para kru.

Langkah Selanjutnya

Kementerian Luar Negeri mengharapkan agar situasi ini dapat segera teratasi dengan baik. Mereka melanjutkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjamin keselamatan semua kru kapal yang terlibat, serta tetap berupaya memberikan dukungan moril kepada keluarga yang menunggu kabar tentang para kru.

Dalam menghadapi situasi yang rumit seperti ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam melindungi warganya di luar negeri. Koordinasi yang baik antara lembaga-lembaga terkait menjadi kunci dalam penanganan kasus ini.

Seluruh masyarakat diharapkan tetap tenang dan mendukung proses yang sedang berlangsung, sambil menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang mengenai perkembangan terbaru terkait kru kapal MT Honour 25.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button