Prabowo Janjikan Turunnya Pengangguran Hingga 4,30 Persen pada 2027!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan target pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran terbuka menjadi antara 4,30 hingga 4,87 persen pada tahun 2027. Target ini lebih rendah dari estimasi sebelumnya yang dipatok pada kisaran 4,44 hingga 4,96 persen.
Target Penurunan Pengangguran
Dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Kompleks Parlemen Jakarta, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pengurangan angka pengangguran terbuka merupakan bagian dari visi ekonomi nasional. “Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka harus turun pada rentang yang telah ditentukan,” ungkapnya saat mempresentasikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2027.
Peningkatan Indeks Gini dan Modal Manusia
Selain menargetkan pengurangan pengangguran, pemerintah juga berkomitmen untuk memperbaiki rasio Gini atau tingkat ketimpangan pendapatan masyarakat. Target baru untuk rasio Gini ditetapkan antara 0,362 hingga 0,367, menurun dari angka sebelumnya yang berada di kisaran 0,377 hingga 0,380. Prabowo menegaskan, “Jarak antara yang terkaya dan yang termiskin tidak boleh semakin lebar, bahkan harus diperjuangkan untuk terus menyempit.”
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah juga menetapkan tujuan untuk meningkatkan Indeks Modal Manusia menjadi 0,575 dari angka sebelumnya, yaitu 0,570. “Ini akan dilakukan melalui berbagai program prioritas di sektor sumber daya manusia,” tambah Prabowo.
Pembangunan Sektor Pertanian dan Pekerjaan Formal
Tak hanya itu, di sektor pertanian, pemerintah menargetkan indeks kesejahteraan petani untuk meningkat menjadi 0,8038 dari angka sebelumnya yang tercatat 0,7731. Upaya ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesejahteraan petani, yang menjadi salah satu pilar utama perekonomian Indonesia.
Selain fokus terhadap angka-angka makroekonomi, pemerintah juga berencana untuk membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar guna meningkatkan proporsi pekerjaan formal di Indonesia. “Proporsi lapangan kerja formal ditargetkan meningkat menjadi 40,81 persen di tahun 2027, dari sebelumnya 35,00 persen di tahun 2026,” jelas Prabowo.
Dengan sejumlah langkah strategis ini, Pemerintahan Prabowo Subianto berharap untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi rakyat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan. Pemerintah juga mengajak seluruh sektor untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kebijakan yang telah ditetapkan demi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi tunggangan angka-angka statistik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.





