PRABOWO: SETIAP MALAM, PULUHAN RIBU KAPAL ASING MENCURI KEKAYAAN RI SECARA ILLEGAL!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangsannya tentang tantangan yang dihadapi Indonesia terkait pengelolaan sumber daya alam dan ekonomi. Dalam rapat paripurna di DPR RI, pada Rabu, 20 Mei 2026, Beliau menekankan adanya permasalahan serius mengenai rendahnya gaji guru di Indonesia, yang diakibatkan oleh pengaliran kekayaan ke luar negeri.
Kekayaan Alam yang Terabai
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat strategis, sebagai jalur utama perdagangan dunia. Ia mencatat bahwa “puluhan persen perdagangan dunia melalui perairan kita,” menunjukkan pentingnya peran Indonesia dalam skala global. Namun, di balik itu semua, terdapat masalah serius terkait eksploitasi kekayaan alam secara ilegal oleh pihak asing.
“Setiap malam, puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal,” ungkapnya. Prabowo menekankan pentingnya menegakkan kedaulatan atas kekayaan yang dimiliki, khususnya di lautan yang dijadikan tempat eksploitasi. Ia menekankan, hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk melindungi sumber daya yang ada.
Bonus Demografi dan Potensi Pasar
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga membahas tentang bonus demografi Indonesia yang sangat besar. Menurutnya, potensi ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan konsumsi domestik dan memperkuat pasar nasional. “Kita memiliki bonus demografi yang menopang konsumsi domestik dan pasar domestik yang besar. Pasar kita bisa sebesar Eropa,” jelasnya.
Dengan populasi yang muda dan aktif, Prabowo percaya bahwa Indonesia dapat memanfaatkan kondisi ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Keberadaan populasi yang banyak juga menjadi aset penting dalam mengembangkan berbagai sektor, termasuk industri dan perdagangan.
Komoditas Unggulan untuk Ekonomi Berkelanjutan
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti berbagai komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai strategis di pasar global. Komoditas tersebut mencakup batu bara, nikel, tembaga, minyak kelapa sawit, serta kekayaan hasil laut. “Kita punya komoditas-komoditas yang sangat berharga. Batu bara kita, nikel kita, tembaga kita, minyak kelapa sawit kita, logam tanah jarang, kekayaan lautnya melimpah,” pungkasnya dengan tegas.
Dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan permasalahan dalam pengelolaan sumber daya alam, Presiden Prabowo mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga kedaulatan dan kekayaan bangsa. Ia berharap langkah-langkah konkret dapat segera diambil agar Indonesia dapat memanfaatkan potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat.





