WAMENDAGRI BIMA APRESIASI SAPA UMKM SEBAGAI LANGKAH PENGUATAN EKOSISTEM USAHA!

Jakarta, Maret.id — Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi terhadap peluncuran Sistem Aplikasi Pelayanan (SAPA) UMKM. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha di Indonesia melalui integrasi data dan kolaborasi lintas sektor.
Soft Launching SAPA UMKM
Bima menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara Soft Launching SAPA UMKM yang diadakan di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026. Dalam sambutannya, Bima menekankan bahwa masalah data UMKM hingga kini masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah.
Menurut Bima, informasi mengenai pelaku UMKM di antara organisasi perangkat daerah (OPD) sering kali tidak konsisten. Hal ini menyulitkan proses pendampingan dan pengembangan usaha para pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Tantangan Data UMKM
“Jika berbicara tentang data UMKM, sering kali kita menemukan perbedaan yang sangat ekstrem,” ungkap Bima. Keberagaman dalam data ini berdampak pada kesulitan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan langkah-langkah pembinaan yang tepat, termasuk dalam pendampingan perizinan dan perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM.
Bima juga menyoroti bahwa karakteristik UMKM yang sangat beragam membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam proses pengembangan. “Variasi UMKM sangat banyak, sehingga pendekatannya juga harus beragam,” lanjutnya. Ini menjadi alasan utama mengapa SAPA UMKM sangat penting untuk mengintegrasikan data dan memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Mendorong Kolaborasi dan Inovasi
Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya pola kerja kolaboratif (co-creation) yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, dan komunitas. “Dengan satu platform yang memungkinkan semua pihak berkolaborasi, kita bisa membuat inovasi yang lebih maju,” jelas Bima.
Peluncuran SAPA UMKM ini diharapkan dapat menjadi langkah signifikan dalam membangun basis data yang lebih baik dan berintegrasi, serta memfasilitasi kemajuan dalam pengembangan UMKM. Keberadaan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dan efektivitas berbagai program pemerintah dalam mendukung kesejahteraan rakyat.
Dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, Bima optimis bahwa UMKM Indonesia dapat berkembang lebih pesat, yang pada gilirannya akan memperkuat ekonomi nasional. Melalui inisiatif seperti SAPA UMKM, diharapkan para pelaku UMKM dapat lebih mudah mengakses informasi dan mendapatkan pembinaan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha mereka.





