Nasional

Kemenhub Tuntaskan Evaluasi Kecelakaan Kereta di Bekasi! Simak Hasilnya!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyelesaikan evaluasi men comprehensive terkait keselamatan transportasi perkeretaapian menyusul kecelakaan yang terjadi di Bekasi Timur, Jawa Barat. Hal ini dinyatakan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Evaluasi Menyeluruh dan Tindakan Perbaikan

Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa keselamatan perkeretaapian harus terus diperkuat. Langkah-langkah evaluasi tersebut mencakup aspek operasional, kondisi prasarana, serta kelaikan sarana yang harus selalu diperiksa. Prosedur darurat, kompetensi sumber daya manusia, manajemen risiko, dan pengawasan perlintasan sebidang juga menjadi fokus perhatian.

“Kemenhub memandang evaluasi ini perlu dilakukan secara menyeluruh agar semua aspek keselamatan dapat terus dikembangkan,” ujar Dudy. Dia menambahkan bahwa dalam penanganan kecelakaan ini, Kemenhub bekerja sama dengan berbagai pihak mulai dari KNKT, KAI, Polri, Basarnas, hingga pemerintah daerah.

Investigasi dan Keselamatan Perlintasan Sebidang

Menhub juga menegaskan bahwa Kemenhub menghormati proses investigasi yang tengah berlangsung oleh KNKT. Dalam hal ini, mereka mendukung pelaksanaan investigasi yang bersifat independen dan berbasis pada data yang valid. “Sambil menunggu proses tersebut selesai, langkah-langkah evaluasi dan penguatan keselamatan tetap berjalan di semua aspek,” tambahnya.

Kemenhub memfokuskan pada keselamatan perlintasan sebidang, yang menurut laporan, jumlah kecelakaan menurun dari 337 kejadian di tahun 2024 menjadi 291 kejadian di tahun 2025. Hingga 1 Mei 2026, angka tersebut turun lagi menjadi 102 kejadian secara nasional, yang menunjukkan dampak positif dari upaya peningkatan keselamatan yang sedang dilakukan.

Anggaran dan Pembangunan Infrastruktur

Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan infrastruktur perlintasan kereta api, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun. Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto juga telah menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi sebagai langkah jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan transportasi.

“Dari segi kepadatan lalu lintas yang tinggi serta pentingnya transportasi kereta api bagi mobilitas masyarakat, pembangunan flyover merupakan solusi yang diperlukan,” jelas Dudy. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penanganan keselamatan yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Dengan evaluasi ini, Kemenhub berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat aspek keselamatan transportasi perkeretaapian, demi pelayanan masyarakat yang lebih baik dan aman.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button