Polda Metro Ungkap Rekam Jejak Dua Tersangka Begal: Sudah Beraksi di 190 Lokasi!

Jakarta, Maret.id — Polda Metro Jaya mengungkap rekam jejak dua tersangka begal bersenjata yang kini terlibat dalam lebih dari 190 kasus pencurian dengan kekerasan. Usaha pengamanan ini dilakukan melalui operasi yang telah berlangsung sejak Desember 2025 hingga Mei 2026.
Pemburuan Dua Tersangka Begal
Dalam keterangan resminya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannuddin menjelaskan bahwa kedua tersangka, yang berinisial AE dan HI, terlibat dalam berbagai tindakan kriminal di kawasan hukum Polda Metro Jaya. Kebijakan agresif terhadap kejahatan jalanan ini dilatarbelakangi oleh peningkatan frekuensi kejahatan pekat yang terjadi di ibu kota.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, kedua pelaku telah melakukan aksinya di 190 tempat kejadian perkara yang berbeda. Kegiatan ini berlangsung dari Desember 2025 hingga Mei 2026,” ungkap Iman di acara konfrensi pers pada Jumat, 22 Mei 2026.
Tindakan Tegas Dalam Menangani Pelaku
Iman menegaskan bahwa tindakan tegas diambil sesuai dengan regulasi yang berlaku dan mempertimbangkan keselamatan warga serta anggota kepolisian di lapangan. Tindakan ini diperlukan untuk memastikan tidak ada dampak negatif bagi masyarakat sekitar saat penangkapan dilaksanakan.
“Penegakan hukum yang kami terapkan bersifat tegas dan terukur, terutama bagi pelaku yang melengkapi aksinya dengan senjata api. Penggunaan senjata api dalam aksi ini menambah risiko bagi keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Iman menegaskan bahwa hanya pelaku yang terlibat langsung dengan senjata api yang akan dikenakan tindakan tegas. Ini dilakukan demi mengurangi ancaman terhadap masyarakat serta memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan.
Tim Pemburu Begal Diperkuat
Dua pelaku yang ditembak tersebut diidentifikasi sebagai AE dan HI, keduanya diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang berujung pada penembakan di kawasan Kebon Jeruk. Polda Metro Jaya sebelumnya telah membentuk Tim Pemburu Begal sebagai respons cepat terhadap meningkatnya tindak kejahatan pembegalan dan kriminalitas jalanan di Jakarta dan sekitarnya.
“Pembentukan tim ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi dan menekan angka kejahatan yang makin meningkat. Kami berkomitmen untuk mengembalikan rasa aman kepada masyarakat,” tutup Iman.
Dengan berbagai langkah tegas yang diambil oleh aparat kepolisian, diharapkan masyarakat dapat merasakan perbaikan dalam situasi keamanan dan ketertiban umum di wilayah Jakarta. Polda Metro Jaya akan terus memantau dan melakukan upaya pencegahan terhadap kejahatan jalanan agar tindak kriminalitas dapat diminimalisir.



