PRESIDEN: KITA AKAN LAKUKAN SEMUANYA UNTUK HENTIKAN KEBOCORAN KEKAYAAN INDONESIA!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahnya untuk menghentikan kebocoran kekayaan alam Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden setelah menghadiri Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Tekad Menghentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyatakan bahwa ia bersama jajaran pemerintahannya siap mengerahkan segala upaya untuk mencegah kebocoran kekayaan yang dimiliki negara. Ia menekankan, kekayaan alam Indonesia adalah hak seluruh rakyat Indonesia. “Saya bertekad, saya akan berusaha sekeras tenaga saya dan tenaga semua pembantu saya, kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia,” tegasnya.
Pernyataan Presiden Prabowo sejalan dengan amanat yang diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, terutama pasal 33 yang menyatakan bahwa kekayaan alam harus dikuasai oleh negara. “Pengelolaan kekayaan alam tersebut harus digunakan untuk kemakmuran rakyat pada umumnya,” tambahnya.
Pentingnya Pengelolaan Mandiri
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan mandiri atas kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Ia menyebutkan bahwa hasil dari pengelolaan sumber daya tersebut tidak boleh dinikmati oleh segelintir orang saja, melainkan harus dirasakan oleh seluruh rakyat. “Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu,” ujarnya.
Kepala Negara mengingatkan bahwa kekayaan alam adalah aset berharga bagi bangsa ini, dan perlu dikelola dengan bijaksana demi kesejahteraan rakyat. “Kekayaan itu harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya segelintir saja,” kata Presiden Prabowo.
Tindakan Strategis Menuju Keadilan Sosial
Dalam upaya mewujudkan keadilan sosial serta kemakmuran bagi seluruh rakyat, tindakan tegas akan diambil oleh pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Ia berjanji untuk menerapkan berbagai kebijakan yang mendukung pengelolaan sumber daya alam yang lebih transparan dan adil.
Rakyat Indonesia hingga saat ini masih sangat berharap pada janji-janji tersebut. Sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, guncangan ekonomi yang disebabkan oleh ketidakmerataan distribusi kekayaan sering kali menjadi tantangan besar yang harus dihadapi. Penegasan Presiden mengenai perlunya pengelolaan kekayaan alam ini merupakan langkah awal yang diharapkan dapat mengurangi kebocoran dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Dengan demikian, Indonesia diharapkan mampu bangkit menjadi negara yang mandiri dan maju, di mana semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari kekayaan alam yang dimiliki. Presiden berharap komitmen ini akan membawa perubahan positif bagi pengelolaan sumber daya Indonesia ke depan.



