Olahraga

Fisikhella KW Ungkap Peran AHDC, Veda Ega Pratama Bersinar Gemilang!

Jakarta, Maret.id — Pembalap wanita Indonesia, Fisichella Kusuma Wardani, yang akrab disapa KW, mengungkapkan pandangannya bahwa ajang Astra Honda Dream Cup (AHDC) lebih dari sekadar kompetisi balap. Menurutnya, AHDC telah berperan penting sebagai platform pembinaan bagi talenta muda dalam dunia balap motor di Indonesia.

AHDC Sebagai Wadah Pembinaan

Fisichella, yang dikenal dengan nomor balap 184, menekankan bahwa AHDC telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pembalap muda, termasuk yang telah meraih kesuksesan. Ia mencontohkan Veda Ega Pratama sebagai salah satu bukti nyata dari hasil pembinaan yang dilakukan oleh Astra Honda. Pembalap yang tengah bersinar ini diakui telah menunjukkan peningkatan signifikan berkat dukungan sistem pembinaan berjenjang.

“HDC ini bisa jadi pengembangan pembalap muda, iya pasti. Contohnya Veda, dia berkembang dari pembinaan Honda Astra,” ujarnya saat ditemui di Sirkuit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu, 24 Mei 2026.

Pentingnya Kelas Wanita dalam Balapan

Fisi chella KW berharap ajang seperti AHDC terus berkembang, khususnya untuk kelas wanita yang kini semakin diminati. Ia mengusulkan penerapan sistem poin untuk kategori tersebut, mirip dengan kejuaraan nasional yang sudah ada. Menurutnya, sistem ini akan meningkatkan kualitas persaingan di kalangan pembalap wanita, sekaligus mendorong mereka untuk mempertahankan konsistensi dalam penampilan sepanjang musim.

“Kalau bisa pohon itu peserta wanita banyak ya biasanya sedikit, tuh kayaknya akan lebih bagus kalau AHDC itu ada poinnya,” saran Fisichella. Ia menambahkan bahwa sebuah sistem poin juga memiliki potensi untuk membuat acara lebih menarik, dengan menetapkan juara umum berdasarkan poin yang diperoleh.

Rencana Masa Depan Fisichella KW

Fisichella juga menyatakan bahwa ia siap untuk kembali berpartisipasi dalam AHDC apabila ajang ini dilaksanakan tahun depan. Targetnya jelas, yaitu meraih juara dan tetap aman tanpa mengalami kecelakaan saat berlaga. “(Tahun depan) pasti ikut dong. (Target awalnya) yang jelas juara, kemudian selamat, soalnya masih banyak event,” tegasnya.

Dengan komitmen yang kuat terhadap perkembangan balap motor di Indonesia, Fisichella KW menggambarkan semangat dan harapannya untuk menciptakan lingkungan yang lebih kompetitif dan mendukung bagi pembalap muda, terutama di kalangan wanita. Inisiatif dan pandangannya diharapkan dapat memacu kemajuan lebih lanjut dalam dunia balap di Tanah Air.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button