Adam Wharton Tantang Timnas Inggris Setelah Penolakan Piala Dunia dan Bocorkan Panggilan Thomas Tuchel!

Jakarta, Maret.id — Adam Wharton, gelandang berbakat Crystal Palace, menegaskan tekadnya untuk tidak meratapi ketidakhadirannya dalam skuad Inggris yang akan berlaga di Piala Dunia mendatang. Terlepas dari penampilan gemilangnya di Selhurst Park, namanya tidak termasuk dalam daftar 26 pemain yang diumumkan pekan lalu oleh manajer Thomas Tuchel.
Wharton menanggapi penolakan Tuchel
Dalam pengumuman skuad finalnya, Wharton terlihat menyaksikan dari pinggir lapangan. Memulai karirnya bersama Blackburn Rovers, kini ia telah menjadi pilar penting bagi Crystal Palace, berkontribusi besar dalam perjalanan klubnya di Conference League. Namun, pengalaman yang lebih matang di lini tengah menjadi alasan utama Tuchel memilih opsi lain.
Wharton mengungkapkan pemikirannya dengan sikap dewasa usai kemenangan bersejarah Palace atas Rayo Vallecano di final Conference League. “Itu hanyalah bagian dari sepak bola. Tidak ada jaminan saya akan terpilih,” ujarnya dengan tenang dalam konferensi pers. Kegagalan ini nampaknya tidak menggoyahkan semangatnya untuk terus berjuang.
Panggilan telepon dari pelatih timnas Inggris
Dalam percakapan langsung dengan Tuchel, Wharton mengungkapkan pengalamannya saat sang pelatih menyampaikan berita tersebut. “Dia menjelaskan bahwa proses seleksi sangat ketat hingga hari terakhir,” katanya. Meskipun selisih perspektif antara dirinya dan yang terpilih sangat tipis, Wharton menegaskan bahwa ia tidak akan berkecil hati.
“Saya jelas kecewa, tetapi saya tidak akan terperosok dalam perasaan tersebut. Masih ada dua pertandingan penting bagi Palace,” imbuhnya. Kematangan emosional ini menunjukkan kinerja positif yang konsisten meskipun dihadapkan pada situasi yang sulit.
Kejayaan di Eropa menjadi obat penawar yang sempurna
Persoalan ketidakhadiran di tim nasional nampaknya terhapus saat Wharton beraksi di lapangan Red Bull Arena. Meskipun sempat diragukan tampil akibat cedera menjelang final, dia berhasil menunjukkan performa luar biasa dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan. Perannya kunci membantu Palace meraih trofi Eropa pertamanya.
Tendangan keras dan umpan-umpan presisi Wharton berkontribusi pada gol kemenangan Jean-Philippe Mateta, menegaskan keberhasilannya di panggung internasional. Keberhasilannya mengatur tempo permainan menjadi penanda bakat besar meski masih sulit meyakinkan Tuchel dalam seleksi kali ini.
Menatap masa depan
Sementara rekan-rekan setimnya bersiap untuk tampil di kancah dunia, Wharton menyatakan rencananya untuk masa jeda musim. Ia tetap optimis bahwa peluang untuk membela Inggris kembali akan ada di masa mendatang mengingat perkembangan pesatnya selama 18 bulan terakhir.
“Semoga ada turnamen dan Piala Dunia lain di depan. Namun saat ini, fokus saya adalah mengamankan kemenangan untuk Palace,” ujarnya. Dengan rencana liburan yang sudah disusun, ia menekankan perlunya menikmati musim panas ini sembari menyiapkan diri untuk tantangan baru yang akan datang. Sebuah warna baru dalam karirnya, meski absen dari tim nasional, tidak mengurangi ambisi dan tekadnya untuk sukses baik di level klub maupun internasional.





