Olahraga

Epos Tak Terduga: Veda Ega Nyaris Terpuruk, Hakim Danish Terjatuh di Mugello!

Jakarta, Maret.id — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan berat dalam sesi latihan Moto3 Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, pada Jumat, 29 Mei 2026. Dalam sesi yang kompetitif ini, Veda sempat terpuruk hingga posisi ke-22 dan hampir gagal mengamankan tiket untuk sesi kualifikasi kedua (Q2).

Kesulitan di Sesi Latihan

Sesi latihan Moto3 di Mugello berdurasi 34 menit, di mana hanya 14 pembalap tercepat yang bisa langsung melanjut ke Q2. Veda Ega Pratama yang membela Honda Team Asia harus berjuang keras di tengah persaingan yang ketat dan kondisi lintasan yang sulit. Dalam beberapa menit awal, para pembalap tampak kesulitan mencetak waktu terbaik.

Setelah beberapa waktu, Adrian Fernandez dari Leopard Racing mulai memimpin dengan catatan waktu yang mengesankan, diikuti oleh Guido Pini dan Joel Esteban. Namun, Veda masih kesulitan dan terkunci di posisi ke-16, sementara rekan setimnya, Zen Mitani, berada di posisi ke-18.

Persaingan Makin Ketat

Fernandez berhasil mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 56,593 detik, mengukuhkan posisinya di puncak sesi. Meski demikian, Veda mengalami penurunan performa seiring dengan meningkatnya kecepatan para rivalnya di Mugello. Situasi ini membuat timnya harus berusaha ekstra untuk mendapatkan tempat yang layak di Q2.

Sebagai catatan, pembalap asal Gunungkidul ini memiliki rekor baik di seri-seri sebelumnya dan diharapkan bisa membawa hasil positif meski saat ini tengah menghadapi tantangan. Kebangkitan dari para pembalap lain jadi faktor tambahan yang memperumit keadaan.

Kecelakaan Mengubah Dinamika Perlombaan

Dinamika perlombaan semakin kompetitif dengan insiden yang melibatkan pembalap Malaysia, Hakim Danish. Hakim mengalami kecelakaan di tikungan 14 dan terpaksa meninggalkan sesi setelah motornya terlempar keluar lintasan. Kejadian ini menambah ketegangan karena para pembalap harus lebih waspada dalam menghadapi lintasan yang menantang.

Dengan segala keterbatasan yang ada, Veda tetap bertekad untuk berjuang keras dan membuktikan dirinya sebagai pembalap yang mampu bersaing di level tertinggi. Para penggemar di tanah air berharap agar performanya dapat meningkat dalam sesi-sesi selanjutnya, apalagi dengan dukungan yang mengalir dari berbagai pihak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button