Kejutan Gempita di FP Moto3 Italia 2026: Veda Melonjak ke P9, Marc Marquez Kembali Berkibar!

Jakarta, Maret.id — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, telah membuat kejutan yang mengesankan di ajang Moto3 Italia 2026. Meski mengalami kesulitan pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Veda berhasil meraih posisi sembilan pada sesi practice dan mengamankan tiket langsung ke Q2 di sirkuit Mugello, Jumat, 29 Mei 2026.
Kondisi lintasan yang basah akibat hujan saat FP1 menjadi tantangan besar bagi Veda, yang tergabung dalam Honda Team Asia. Dalam sesi awal tersebut, ia hanya berhasil finis di urutan ke-20, namun dengan treknya yang mengering pada sore hari, penampilannya mengalami perubahan signifikan.
Mengatasi Kesulitan di Kondisi Basah
Veda Ega, pembalap berusia 17 tahun dari Gunungkidul, mengakui bahwa ia mengalami kesulitan beradaptasi dengan sirkuit Mugello yang licin saat FP1 berlangsung. Ia menjelaskan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengendarai motor Moto3 dalam kondisi basah.
“Secara keseluruhan hari ini berjalan positif. Kondisi pagi sangat sulit karena ini pertama kalinya saya membalap di Mugello dalam kondisi basah dan lintasannya sangat licin,” ujar Veda dalam keterangannya. Saat itu, fokusnya adalah untuk memahami karakter lintasan dan mencari batas kemampuannya secara bertahap.
Latihan yang Meningkatkan Kepercayaan Diri
Memasuki sesi practice dengan kondisi lintasan yang kering, kepercayaan diri Veda meningkat pesat. Ia mampu memperbaiki catatan waktu lap demi lap. Hasil akhirnya adalah catatan waktu terbaik 1 menit 56,305 detik, yang mencatatkan namanya di posisi sembilan dan memastikan tempat di Q2 tanpa harus melalui sesi kualifikasi pertama (Q1).
Pencapaian ini mendapatkan perhatian luas, mengingat Veda hanya tertinggal jauh dari pamor pembalap lain di sesi FP1. Dalam waktu yang singkat, ia mampu membuktikan kemampuannya dan mengubah keadaan menjadi lebih baik.
Strategi dan Dedikasi Menuju Kesuksesan
Veda tampaknya tidak hanya mengandalkan keberuntungan. Setiap lap, ia berupaya mempelajari karakter sirkuit dan menyusun strategi untuk meningkatkan waktu lapnya. Manajemen tim juga memberikan dukungan penuh untuk meningkatkan performanya di lintasan.
Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama menunjukkan potensinya sebagai salah satu pembalap masa depan Indonesia. Kesuksesannya melangkah ke Q2 di sirkuit ternama seperti Mugello adalah langkah besar dalam kariernya dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi tanah air.
Semoga dengan peningkatan performa ini, Veda dapat melanjutkan langkah positifnya dan mencatat prestasi yang lebih baik di ajang balap dunia. Pembalap muda ini mungkin baru memulai perjalanannya, tetapi tekad dan dedikasinya sudah tampak jelas.





