Olahraga

Dua Bersaudara Rotterdam Siap Mengguncang Piala Dunia Pertama Mereka!

Jakarta, Maret.id — Sebuah perjalanan luar biasa akan segera dimulai bagi Cape Verde, saat mereka bersiap menghadapi juara Eropa, Spanyol, pada 15 Juni mendatang. Tim yang terdiri dari enam pemain kelahiran Belanda ini, termasuk saudara-saudara Duarte, berambisi untuk menorehkan sejarah baru di pentas Piala Dunia 2026.

Pengaruh Keluarga dalam Karier Sepak Bola

Laros dan Deroy Duarte, dua bersaudara yang tumbuh di Spangen, menunjukkan bahwa sepak bola lebih dari sekadar olahraga — ini adalah warisan keluarga. Deroy, yang merupakan yang termuda, menjelaskan betapa pentingnya figur ayah mereka yang fanatik terhadap sepak bola, yang selalu mengajak mereka ke stadion dan menanamkan kecintaan terhadap permainan sejak dini. “Kami selalu melihat ayah kami menonton hampir setiap pertandingan, sehingga cinta itu tumbuh dalam diri kami,” ungkap Deroy.

Pengalaman mereka di akademi sepak bola memfasilitasi langkah awal ke karier profesional. Laros, yang lebih awal menembus tim muda Oranje, akhirnya memilih PSV setelah tawaran dari Tottenham Hotspur. Menurutnya, transfer ini justru menguntungkan Deroy, yang perlahan-lahan menemukan jejaknya sendiri di dunia sepak bola.

Prestasi di Lingkungan Klub

Setelah waktu yang sukses di Sparta, kedua bersaudara ini melanjutkan karier mereka di klub-klub terkemuka Belanda. Laros bermain untuk FC Groningen, sedangkan Deroy berkarir di Fortuna Sittard. Keduanya telah mengumpulkan lebih dari 400 penampilan di liga profesional, menjadikannya sebagai pilar penting dalam skuat Cape Verde. Deroy mencatatkan debut internasionalnya pada Maret 2022 dan telah mengumpulkan 30 caps, sementara Laros bergabung setahun kemudian dengan 17 penampilan untuk tim nasional.

Hasil memukau juga sedang ditunjukkan oleh keduanya pada musim lalu. Deroy tampil dalam 56 pertandingan untuk Ludogorets, dengan kontribusi tiga gol dan tiga assist. Sementara itu, Laros memberikan enam assist di Puskás Akadémia dan baru-baru ini mencetak gol pertama untuk tim nasional dalam laga persahabatan melawan Serbia.

Pengharapan di Piala Dunia

Cape Verde tergabung dalam Grup H di Piala Dunia, bersaing melawan Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi — sebuah pengelompokan yang dipandang sebagai tantangan berat. Meskipun demikian, langkah mereka menuju turnamen ini sudah dianggap sebagai prestasi tersendiri. Keduanya memiliki harapan tinggi untuk memperlihatkan kemampuan mereka di panggung global.

“Tim ini memiliki potensi untuk menciptakan kejutan. Mimpi bermain bersama di Piala Dunia sudah di depan mata,” kata Laros. Kedua bersaudara ini berharap dapat memberikan yang terbaik demi negara asal mereka dan menunjukkan bahwa meskipun dengan keterbatasan, sepak bola bisa menjadi jembatan untuk meraih mimpinya.

Dengan kehadiran mereka, Cape Verde tidak hanya membawa harapan, tetapi juga kebanggaan bagi kota asal mereka. Schouwburgplein akan diubah menjadi Zona Penggemar Piala Dunia, tempat di mana dukungan untuk tim nasional akan terasa lebih kuat. Cerita mereka—sebuah kisah tentang perjuangan, harapan, dan cinta untuk permainan—hanya akan semakin berwarna jika mereka berhasil menciptakan momen-momen tak terlupakan di Piala Dunia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button