Veda Ega Siap Buktikan Kepercayaan Diri di Mandalika 2026!

Jakarta, Maret.id — Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia yang berlaga di ajang Moto3 World Championship 2026 bersama Honda Team Asia, mencetak prestasi luar biasa dengan meraih dua podium di musim pertamanya. Keberhasilan ini menjadi motivasi tambahan bagi Veda untuk terus berjuang dan bersaing dengan beberapa pembalap terbaik di dunia.
Pencapaian Menjanjikan di Musim Pertama
Dalam sebuah wawancara di Jakarta pada 9 Juni 2026, Veda mengungkapkan rasa syukurnya. Dia menyatakan, “Alhamdulillah saya bisa meraih dua podium. Awalnya saya tidak menargetkan podium karena ini musim rookie saya. Jujur saya cukup kaget bisa mendapat hasil seperti itu.” Pembalap asal Gunungkidul ini meyakini bahwa pencapaian tersebut akan memberikan dorongan lebih dalam karier balapnya.
Veda menilai, perjalanan delapan seri awal musim ini berjalan cukup positif. Tidak hanya ia mampu bersaing di kelompok depan, tetapi juga mulai memahami karakter motor dan intensitas persaingan di kelas Moto3. “Keberhasilan naik podium membuat kepercayaan diri saya meningkat untuk menghadapi seri-seri berikutnya,” tuturnya.
Pengalaman Menantang di Sirkuit Balaton Park
Namun, Veda juga mengalami tantangan yang berat saat berlaga di Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Ia menjelaskan bahwa akhir pekan tersebut adalah pengalaman yang sangat menguji. Meskipun sempat bersaing di posisi lima besar, ia harus menjalani hukuman long lap penalty yang membuatnya finis di urutan ke-16. “Saya merasa tidak mampu bersaing secara kompetitif karena minimnya grip lintasan dan pengaturan motor yang kurang maksimal,” ungkapnya.
Veda mencatat, karakter sirkuit yang licin sangat mempengaruhi performanya. “Setelah menjalani long lap penalty, saya harus berjuang keras mengejar grup depan dan ban mulai habis lebih cepat,” tambahnya. Bagi Veda, pengalaman ini meskipun sulit, dianggapnya sebagai bagian penting dari proses belajar di level tertinggi balap motor dunia.
Target dan Harapan ke Depan
Terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapi, Veda tetap optimis dengan target yang ditetapkannya sejak awal musim. “Target saya sebenarnya sederhana, yaitu belajar sebanyak mungkin dan mengumpulkan poin. Jika bisa podium, itu menjadi bonus yang sangat berharga,” ujarnya. Dengan pengalamannya yang semakin bertambah, Veda berharap bisa terus bersaing dan mencapai hasil yang lebih baik di seri-seri berikutnya.
Prestasi dan semangat juang Veda Ega Pratama tidak hanya memberikan kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi seluruh pencinta balap motor di Indonesia. Dengan dukungan yang tepat, dia diyakini akan menjadi salah satu pembalap terkemuka di kancah internasional.





