Ajax Bidik Enam Bintang Transfer Handal untuk Musim Panas 2026!

Jakarta, Maret.id — Di tengah kancah kompetisi yang semakin ketat, Ajax Amsterdam dihadapkan pada tantangan monumental di musim 2025/2026. Dalam peran barunya sebagai direktur teknis Ajax, Jordi Cruijff diprediksi akan melakukan perombakan besar terhadap skuad yang selama ini dianggap tidak seimbang. Tugas ini menjadi sangat krusial, mengingat ambisi tim untuk kembali ke jalur kemenangan dan bersaing secara serius di pentas domestik maupun Eropa.
Dari Hasil Buruk Menuju Perubahan Radikal
Musim lalu bagi Ajax merupakan momen kelam yang tak patut dikenang. Setelah finis di peringkat kelima Eredivisie, tim yang dikenal dengan filosofi menyerang ini terpaksa merelakan kesempatan berkompetisi lebih maju lantaran harus terjun ke babak kualifikasi Conference League. Kritik tajam mengalir, baik untuk keputusan pelatih yang diganti dari John Heitinga yang belum berpengalaman, hingga kebijakan transfer klub yang dipandang gagal.
Kedatangan Míchel sebagai pelatih baru diharapkan membawa warna baru. Berbagai langkah strategis diperlukan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu. Daftar pemain yang didatangkan secara mahal, seperti Oscar Gloukh dan Raúl Moro, tidak mampu memberikan dampak signifikan yang diharapkan. Bahkan, Moro pun kini telah pergi, menambah daftar kepergian yang mencolok dalam upaya revitalisasi.
Krisis di Posisi Kiper dan Pertahanan
Salah satu isu paling mendesak adalah kebutuhan akan pengganti kiper utama yang mumpuni. Kiper asal Ceko, Vitezslav Jaros, yang dipinjam dari Liverpool, mengalami cedera yang memaksa Maarten Paes menjadi andalan. Namun, penampilan Paes tak sepenuhnya meyakinkan, terutama dalam hal penguasaan bola, membuat Ajax terpaksa mencermati opsi pengganti yang lebih berpengalaman seperti Marc-André ter Stegen dari Barcelona atau Yann Sommer yang kini berstatus bebas transfer.
Begitu juga pertahanan, di mana kepergian Jorrel Hato ke Chelsea tanpa pengganti langsung menjadi blunder fatal. Gary Tomiyasu dan Oleksandr Zinchenko yang didatangkan justru mengalami cedera, meninggalkan Ajax dengan kekurangan kualitas di lini belakan yang sangat diperlukan. Dalam ketidakpastian ini, Ajax diharapkan segera mencari bek tambahan guna memperkuat stabilitas pertahanan.
Prioritas Rekrutmen di Tengah Bursa yang Ketat
Dengan jendela transfer yang dimulai terlambat akibat Piala Dunia, Cruijff menghadapi tantangan ganda: melepaskan pemain-pemain yang tidak dibutuhkan dan merekrut yang baru. Beruang tim ini harus bersikap tegas terhadap pemain seperti Amourricho van Axel Dongen dan Ahmetcan Kaplan yang telah lama tidak memberikan kontribusi yang diharapkan.
Ajax juga mesti mencari pengganti yang layak untuk penyerang yang hengkang, termasuk Wout Weghorst dan Kasper Dolberg. Statistik menunjukkan bahwa mereka tidak lagi mampu memenuhi ekspektasi pelatih dan penggemar. Ajax pun perlu berani mengambil risiko dalam merekrut pemain baru untuk menghadirkan identitas baru dan semangat juang yang lebih kuat di lapangan.
Mengamati dengan seksama apa yang terjadi, perluasan skuad dengan pemain bintang baru serta penguatan mental tim menjadi langkah wajib demi kebangkitan Ajax. Penyampaian pada penggemar dan pihak terkait harus dilakukan secara transparan agar satu visi misi kembali mampu mengembalikan kejayaan klub yang telah menorehkan banyak prestasi di pentas Eropa.





