Olahraga

Pengacara ungkap skandal pasangan kerajaan di ruang ganti Curaçao

Jakarta, Maret.id — Dick Advocaat merasa bangga dengan pencapaian timnya, Curaçao, yang berhasil meraih satu poin pertama mereka di Piala Dunia. Setelah pertandingan melawan Ekuador yang berakhir imbang 0-0 di Kansas City, Advocaat berbagi pandangannya dalam sebuah wawancara dengan Voetbal International.

“Sayang sekali kalian tidak melihat suasana di ruang ganti. Raja, Ratu, dan putri mereka. Orang-orang yang luar biasa, setidaknya menurut saya,” kata Advocaat. Ia memberikan deskripsi tentang momen berkenaan setelah pertandingan tersebut.

Advocaat menambahkan bahwa pasangan Kerajaan ikut serta dalam perayaan di ruang ganti tim. “Mereka ikut menari begitu saja. Saya tidak, tidak, tidak, saya harus berhati-hati soal itu. Saya bukan penari yang handal,” ujar pelatih berusia 78 tahun itu dengan nada bercanda.

Pelatih berpengalaman ini mengungkapkan kebahagiaannya untuk Curaçao, yang merupakan negara debutan di Piala Dunia. “Mampu menampilkan performa seperti ini, melawan pemain-pemain yang bernilai ratusan juta sangat berarti,” ungkapnya. Ia juga memuji penampilan kiper, Eloy Room, yang dinilai luar biasa.

Advocaat menjelaskan, “Kami memiliki cukup banyak peluang untuk mencetak gol, tapi sayangnya tidak dieksekusi dengan baik. Di situlah terlihat perbedaan kualitasnya.” Ia kemudian menekankan betapa luar biasanya bisa mempertahankan skor 0-0 melawan tim sekelas Ekuador di stadion dengan suasana yang penuh semangat.

Meskipun Advocaat telah banyak mengalami berbagai hal dalam dunia sepak bola, ia menganggap penampilan melawan Ekuador ini sangat spesial. “Malam ini saya tidak meneteskan air mata. Tapi mungkin nanti akan terjadi. Ini adalah puncak baru, juga bagi saya sebagai pelatih,” ujarnya.

Berkat satu poin ini, Curaçao tetap memiliki peluang untuk lolos ke fase 16 besar Piala Dunia. Namun, Advocaat memilih untuk tidak terlalu beroptimis. “Jangan terlalu terburu-buru,” kata pelatih asal Belanda tersebut, menjelang pertandingan terakhir fase grup melawan Pantai Gading pada hari Kamis nanti.

Komentar dari pengamat sepak bola Indonesia, Irfan Bachdim, mengenai pencapaian Curaçao adalah positif. “Ini adalah langkah yang luar biasa bagi tim debutan. Mereka bisa menunjukkan bahwa dengan kerja keras, keajaiban sepak bola bisa terjadi,” kata Irfan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button