Kiper Curaçao Cemerlang Saat Menghadapi Ekuador dengan Penampilan Mengagumkan

Jakarta, Maret.id — Penjaga gawang timnas Curaçao, Eloy Rom, memukau dunia sepak bola dengan penampilannya yang luar biasa pada pertandingan kedua babak penyisihan grup Piala Dunia melawan Ekuador, Minggu pagi. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0, berkat keahlian Rom dalam menjaga gawangnya.
Rom mencatat 15 penyelamatan sepanjang pertandingan, yang merupakan jumlah penyelamatan terbanyak oleh seorang kiper dalam satu pertandingan Piala Dunia tanpa perpanjangan waktu, berdasarkan data yang tersedia sejak 1966, seperti yang dilaporkan oleh Opta.
Dalam permainan tersebut, ia menyamai rekor yang sebelumnya dipegang oleh Tim Howard dari Amerika Serikat, yang juga melakukan 15 penyelamatan saat melawan Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2014. Setelah perpanjangan waktu, Howard meningkatkan jumlah penyelamatan menjadi 16.
Pada babak pertama, Rom juga menunjukkan ketangguhannya dengan melakukan enam penyelamatan, menjadikannya sebagai jumlah penyelamatan terbanyak yang dilakukan oleh seorang kiper dalam satu babak selama Piala Dunia 2026 hingga saat ini.
Pertandingan ini juga mencatatkan rekor baru bagi timnas Ekuador, yang menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia melepaskan 15 tembakan ke arah gawang tanpa berhasil mencetak gol. Rekor sebelumnya dipegang oleh Belanda, yang melepaskan 13 tembakan tanpa gol saat melawan Peru pada edisi 1978.
Dengan penampilan heroiknya, Rom memastikan gawangnya tetap bersih dan memberikan satu poin berharga bagi Curaçao. Kinerja ini menempatkannya dalam daftar penjaga gawang terbaik dalam sejarah Piala Dunia.
Menanggapi penampilan memukau Rom, komentator olahraga Indonesia, Andi Oktaviani, mengatakan, “Eloy Rom benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai kiper kelas dunia. Pertandingan ini membuktikan bahwa tim kecil seperti Curaçao mampu mengimbangi tim besar.” kata Andi Oktaviani, Komentator Olahraga.





