Lamine Yamal Prediksi Akan Ikuti Jejak Lionel Messi di Barcelona

Jakarta, Maret.id — Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, mengungkapkan keyakinannya bahwa ia akan beralih ke posisi tengah seiring berjalannya kariernya, mengikuti jejak legenda klub, Lionel Messi. Pemain berusia 18 tahun ini telah menunjukkan performa gemilang di sayap, baik untuk klub maupun tim nasional, namun merasa bahwa perubahan tersebut akan segera diperlukan.
Yamal menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola berkat kemunculannya yang cemerlang. Banyak pihak membandingkan lintasan kariernya dengan Messi, yang juga bertransisi dari sayap ke lini tengah. “Saya pikir Leo juga pernah dijaga oleh tiga pemain,” kata Yamal. “Satu-satunya tempat di mana tiga pemain tidak bisa menjagamu adalah di tengah.”
Saat ini, Yamal tampil sebagai andalan di sayap kanan. Ia memanfaatkan kecepatan dan keterampilannya untuk mengacaukan pertahanan lawan. Namun, Yamal mengaku bahwa potensinya sebagai pengatur serangan lebih besar saat beroperasi di ruang sempit. “Saya bisa menghadapi bek satu lawan satu di tengah. Saya menjadi pemain yang lebih menentukan jika berputar ke tengah,” ujarnya.
Dengan cepat, lawan-lawan menyadari bahwa membiarkan Yamal dalam situasi satu lawan satu adalah kesalahan besar. Ia seringkali dikepung oleh beberapa pemain sekaligus. “Setidaknya tiga [penjaga]. Kalau beruntung, dua,” ungkapnya. “Tapi satu lawan satu, tidak pernah.” Yamal mengaku mulai memikirkan taktik permainan dan berkomunikasi dengan rekan-rekannya untuk mengatasi tekanan tersebut.
Saat Spanyol bersiap menghadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2026, perhatian terhadap Yamal semakin meningkat. Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, menyebutnya sebagai pemain yang telah mulai menggantikan Messi di Barcelona berkat kedewasaannya. Meskipun banyak pujian, Yamal tetap rendah hati dan menjawab tegas ketika ditanya tentang masa depannya, “Tidak mungkin. Tidak mungkin. Tidak mungkin.”
Dari perspektif penggemar sepak bola Indonesia, keberhasilan Yamal di Barcelona menjadi inspirasi tersendiri. Seorang penggemar terkemuka menyatakan, “Yamal adalah contoh sempurna bahwa kerja keras dan dedikasi dapat mengantarkan seorang pemain muda hingga ke puncak. Kami semua berharap ia dapat mencapai kesuksesan lebih besar di masa depan.”





