Olahraga

Cape Verde samai prestasi bersejarah Argentina sementara bintang Uruguay kenang masa lalu

Jakarta, Maret.id — Timnas Uruguay berhasil membalikkan keadaan dari ketertinggalan satu gol menjadi unggul 2-1 atas Timnas Cape Verde pada babak pertama pertandingan di Grup 8 Piala Dunia 2026, yang berlangsung hari Senin ini. Pertandingan ini menandai momen bersejarah bagi Cape Verde, yang mencetak gol pertama mereka di putaran final Piala Dunia setelah menjebol gawang Uruguay.

Gol pertama Cape Verde tercipta pada menit ke-21 melalui Kevin Linene. Gol ini menjadi sejarah bagi tim Afrika tersebut sebagai pencetak gol pertama mereka di kompetisi Piala Dunia. “Saya sangat bangga bisa mencetak gol pertama untuk negara saya di Piala Dunia.” kata Kevin Linene, Pemain Cape Verde.

Uruguay langsung membalas sebelum jeda babak pertama. Maximiliano Araujo menyamakan kedudukan pada menit ke-44, memanfaatkan pantulan bola dari mistar gawang setelah sundulan rekan setimnya.

Di masa tambahan waktu babak pertama, Agustín Canopio menambah gol kedua bagi Uruguay pada menit keenam. Serangan terorganisir ini diawali dari umpan silang yang akurat sebelum Araujo menyundul bola kepada Canopio yang mencetak gol ke sisi kiri gawang Cape Verde.

Analisis dari jaringan “Stats Foot” Prancis menyebutkan bahwa Kevin Linene menjadi pemain ketiga dari Afrika yang mencetak gol dari tendangan bebas langsung di Piala Dunia. Sebelumnya, Raouf Bouziane dan Kalu Uche juga mencetak gol dengan cara yang sama.

Salah satu statistik menarik dari akun “Mr. Sheph” menunjukkan bahwa Cape Verde adalah tim kedua yang mencetak gol pertama dalam sejarah Piala Dunia melalui tendangan bebas langsung, mengikuti jejak Argentina pada tahun 1930.

Maximiliano Araujo kini tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak gol dan memberikan assist dalam dua pertandingan pertamanya di Piala Dunia sejak Oscar Miguez pada tahun 1954.

Timnas Uruguay juga mengakhiri babak pertama dengan keunggulan meskipun sempat tertinggal, hal ini menjadi yang pertama sejak melawan Prancis pada tahun 1966.

“Ini adalah langkah besar bagi sepak bola Cape Verde, dan kami berharap bisa terus melanjutkan tren positif ini.” kata seorang pengamat sepak bola, Arief Hidayat, dari Jakarta. “Keberhasilan mereka mencetak gol di Piala Dunia adalah sesuatu yang akan selalu dikenang.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button