Austria vs Argentina penilaian Chris Mavinga soal performa dan strategi tim

Jakarta, Maret.id — Dalam laga kedua Grup J, Argentina berhasil meraih kemenangan atas Austria dengan skor 2-0, memperlihatkan performa solid dari tim asuhan Lionel Scaloni.
Kiper Emiliano Martinez mendapatkan nilai 6 setelah hampir tidak menghadapi ancaman serius di babak pertama, hanya menepis tendangan bebas dari Sabitzer. Nah, Molina, juga dengan nilai 6, lebih berfokus pada tugas bertahan dan berperan sebagai bek tengah tambahan.
Cristian Romero, di sisi lain, menerima nilai 6 namun sering menunjukkan permainan kasar dan agresif. Hal ini membuat Scaloni memutuskan untuk menggantinya dengan Nicolas Otamendi pada menit ke-57, yang mendapat nilai 5,5 setelah mengalami kesulitan dalam menghadapi duel udara terhadap Danso.
Lisandro Martinez tampil cukup baik di jantung pertahanan dengan nilai 6,5, menahan Gregoritsch dan Arnautovic dengan efektif. Juan Medina, juga dengan nilai 6,5, memberikan kontribusi besar di sayap kiri dan memberikan assist untuk gol pertama Messi.
Rodrigo De Paul meraih nilai 6 karena keterlibatannya dalam bentrokan fisik, meski terlihat kelelahan dan diganti oleh Leandro Paredes di menit 81. Enzo Fernandez, yang tampil gemilang, memberi assist kepada Medina dan berperan dalam beberapa peluang berbahaya, mendapat nilai 6,5.
Alexis Mac Allister, meski tampak tidak mencolok, menjadi kunci dengan kontribusi defensif yang solid, memperoleh nilai 6. Almada, awalnya lebih berkontribusi aktif, menurun seiring berjalannya waktu, tetapi tetap mendapatkan nilai 6 berkat assist gol pertama.
Lionel Messi menunjukkan kelasnya dengan nilai 7,5 meskipun gagal mengeksekusi penalti. Meski begitu, Messi mencetak dua gol yang membuatnya memecahkan rekor Piala Dunia dengan total 18 gol, menunjukkan performa yang luar biasa di usia 39 tahun.
Lautaro Martinez, memperoleh nilai 6,5, berperan penting dalam penyerangan meskipun beberapa peluang terbuang sia-sia. Dimasukkan ke lapangan, Julian Alvarez hanya mendapatkan nilai 5,5 setelah tampil kurang memuaskan.
Pelatih Lionel Scaloni mendapatkan nilai 6,5 berkat keputusan taktisnya, termasuk pemilihan Lautaro sebagai pendamping Messi yang terbukti efektif. Kualitas skuad Argentina terlihat jelas, dan mereka semakin mendekati impian meraih gelar Piala Dunia kedua berturut-turut.
Dari sudut pandang seorang penggemar sepak bola Indonesia, “Kemenangan ini menunjukkan betapa hebatnya permainan Argentina, terutama Messi yang terus mencetak sejarah.” ujar Aji, seorang penggemar sepak bola di Jakarta. “Kami sangat berharap bisa menyaksikan Argentina kembali bersinar di Piala Dunia ini.”





