Olahraga

Bellingham terhindar kartu merah di laga melawan Ghana sementara protes resmi diperkirakan akan diajukan

Jakarta, Maret.id — Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, memicu kontroversi dalam pertandingan timnas Inggris melawan Ghana yang berakhir imbang 0-0 pada Selasa kemarin. Aksinya menutup mulut saat bertukar kata dengan Jordan Ayew, penyerang Ghana, menjadi sorotan dalam Piala Dunia 2026.

Insiden tegang antara Bellingham dengan para pemain Ghana ini menciptakan perdebatan mengenai salah satu aturan paling kontroversial yang dikeluarkan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Dalam momen yang tertangkap kamera, Bellingham terlihat menutup mulutnya, seperti dilaporkan oleh “Mundo Deportivo”.

Tindakan ini mengingatkan pada sanksi yang diterima Miguel Almirón, yang diusir dari lapangan dengan kartu merah dalam pertandingan Paraguay melawan Turki beberapa hari sebelumnya. Standard yang berbeda dalam penerapan aturan ini dikecam oleh Paraguay, yang berencana mengajukan protes resmi kepada FIFA.

Almirón menjadi pemain pertama yang diusir dalam sejarah Piala Dunia pada 20 Juni karena melanggar aturan yang melarang pemain menutup mulut saat berbicara kepada lawan. Tindakan ini, yang dikenal sebagai “Aturan Vinícius”, bertujuan untuk mencegah pernyataan diskriminatif yang mungkin lolos dari pemantauan.

Aturan tersebut mengharuskan wasit untuk memberikan kartu merah jika seorang pemain menutup mulutnya untuk melontarkan kata-kata kasar. Kebijakan ini muncul setelah incident di Liga Champions antara Gianluca Prestiani dari Benfica dan Vinícius Júnior, yang memicu penerapan protokol anti-rasisme.

Dari perspektif lokal, banyak penggemar sepak bola Indonesia yang berharap agar FIFA menerapkan aturan ini dengan adil. “Kami ingin sepak bola dimainkan secara bersih dan tanpa diskriminasi.” ujar Andi, seorang penggemar sepak bola dari Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button