Deniz Undav ungkap lagu favorit penggemar saat wawancara

Jakarta, Maret.id — Tim nasional Jerman menjelang pertandingan melawan Ekuador tidak hanya membahas strategi di lapangan, melainkan juga dua lagu hit dari Ballermann. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, pelatih dan pemain membagikan pengalaman unik mereka terkait musik yang mengiringi kemenangan tim.
Kejuaraan Eropa 2024 memberikan warna baru bagi tim Jerman. Setelah mengalahkan Curacao dengan skor 7-1 dan Pantai Gading 2-1, lagu “Der Zug hat keine Bremse” karya Lorenz Büffel dan Mia Julia menjadi andalan mereka. Setiap kali pertandingan berakhir, lagu ini diputar, menciptakan suasana meriah di stadion.
Para penggemar Jerman juga aktif menyanyikan lagu ini di seluruh Amerika Utara. Di New York, sebuah pesta penggemar bahkan menghasilkan dua barisan polonaise yang melintasi Times Square. Energi dari lagu tersebut menunjukkan betapa besarnya dukungan untuk tim.
Sementara itu, saat ditanya mengenai lagu yang dinyanyikan oleh Mia Julia, penyerang Deniz Undav mengungkapkan ketidakpahaman. “Saya tidak mengenal lagu itu. Saya belum pernah mendengarnya,” kata Undav. Hal ini cukup mengejutkan mengingat lagu tersebut diputar setelah kemenangan mereka.
Pertandingan melawan Ekuador dijadwalkan berlangsung pada Kamis pukul 22.00 di East Rutherford, New Jersey. Jika tim Jerman meraih kemenangan kembali, Undav harus bersiap untuk mendengar lagu itu kembali.
Dalam sesi yang sama, Julian Nagelsmann juga ditanya mengenai lagu yang ditujukan untuknya oleh komedian Buddy Ogün. “Saya pernah mendengar lagu itu, tetapi hanya ‘tanpa sengaja’,” kata Nagelsmann. Ia mengaku terkadang mengalihkan perhatian saat mendengar liriknya yang ambigu.
“Namun, jika ada dua orang yang senang di Ballermann, maka saya pun merasa senang,” tambah Nagelsmann. Dukungan dari musik ini tampaknya menciptakan atmosfir positif bagi tim Jerman.
Reaksi dari penggemar sepak bola di Indonesia terus mengalir. “Kami sangat mendukung tim Jerman. Musik dan sepak bola adalah kombinasi yang sempurna untuk mendukung tim favorit kami,” kata Andi, seorang penggemar Jerman di Jakarta.





