Bintang Maroko akui kurang rendah hati hadapi Haiti dan akibatnya

Jakarta, Maret.id — Pemain asal Maroko, Bilal El Khannous, mengatakan bahwa tim nasionalnya kurang menunjukkan sikap rendah hati saat menghadapi Haiti, dan kini harus menghadapi konsekuensinya. Ia menekankan bahwa di fase selanjutnya Piala Dunia 2026, kesalahan tidak boleh terulang.
Timnas Maroko berhasil melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 4-2 atas Haiti pada dini hari Kamis. Mereka menempati posisi kedua di grup dengan 7 poin, di belakang Brasil yang memimpin klasemen berdasarkan selisih gol.
Meskipun sempat tertinggal dua kali dari Haiti, yang sudah tersingkir dari turnamen, Maroko berhasil bangkit dan meraih kemenangan. “Saya rasa kami kurang rendah hati di beberapa kesempatan, dan kami harus menanggung konsekuensinya…” kata El Khannous.
Ia melanjutkan dengan, “Kami tidak sepenuhnya fokus dalam perebutan bola, dan tidak memainkan serangan kami dengan kekuatan penuh, yang membuat mereka semakin percaya diri. Itulah sebabnya mereka bisa mencetak dua gol.”
Pelatih Mohamed Wahbi meminta tim untuk lebih efektif dalam merebut dan menguasai bola. “Itulah yang kami lakukan di babak kedua, dan pada akhirnya kemenangan ini memang pantas kami raih,” tambahnya.
El Khannous menyatakan bahwa tim memiliki strategi permainan yang dipegang teguh. “Kami mengerahkan kemampuan kami untuk kepentingan tim, dan hal itu membuahkan hasil meskipun kami kebobolan beberapa gol.”
Ia juga menekankan pentingnya fokus di fase berikutnya: “Bagian pertama turnamen telah berakhir, dan kami akan segera memulai bagian berikutnya. Saat itu, situasinya akan seperti ini: menang berarti lolos, kalah berarti tersingkir. Tim menyadari hal itu.”
Di babak 32 besar, Timnas Maroko akan menghadapi juara Grup F, yang terdiri dari Belanda, Jepang, dan Swedia. Sementara itu, Tunisia secara resmi tersingkir setelah mengalami kekalahan dalam dua pertandingan pertamanya.
Reaksi dari Awan, seorang penggemar sepak bola di Jakarta, menanggapi, “Kami berharap Maroko bisa tampil lebih baik di babak selanjutnya. Dengan tekad dan fokus yang tepat, peluang mereka untuk maju ke fase berikutnya cukup besar.”





