José Mourinho klaim musim tanpa kekalahan Benfica sebagai gelar kesembilan

Jakarta, Maret.id — José Mourinho baru-baru ini berbagi pandangannya dalam podcast “Beast Mode On”. Ia bercanda bahwa musim “Invincibles” bersamanya di Benfica pada 2025-26 adalah gelar liga kesembilannya. Meskipun klub tersebut tidak meraih trofi di Lisbon, pencapaian tersebut tetap menjadi prestasi langka di dunia sepak bola.
Mourinho kembali ke Benfica pada September 2025, di mana ia pertama kali menjabat sebagai pelatih di Estádio da Luz pada tahun 2000. Ia mencetak rekor tidak pernah kalah di ajang Primeira Liga, namun Benfica tetap hanya mampu finis di posisi ketiga, tertinggal delapan poin dari Porto sebagai juara.
Gelar juara sebelumnya diraih Mourinho di Porto, Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid. Selain itu, ia meraih tiga gelar Premier League dalam dua periode di Chelsea, serta gelar Serie A berturut-turut bersama Inter sebelum memimpin Real Madrid meraih La Liga pada musim 2011-12.
Kinerja Benfica di bawah asuhannya mampu menyaingi rekor tak terkalahkan Arsenal. Dalam podcast tersebut, Mourinho berdiskusi dengan Adebayo Akinfenwa tentang pentingnya mencapai prestasi tersebut. “Jika Anda ingin jawaban yang lucu sekaligus arogan… Saya telah memenangkan delapan gelar juara, namun tak pernah dengan rekor tak terkalahkan. Jadi, yang ini dihitung sebagai yang kesembilan,” kata Mourinho, menggambarkan perasaan puas meski tidak membawa pulang trofi.
Ia menambahkan, “Kami tidak pernah memuncaki klasemen… Porto kalah dalam beberapa pertandingan, tapi mereka menang berturut-turut. Kami juga melakukan hal yang sama, namun saat ada hasil imbang, kami tidak bisa mengejar mereka.” Mourinho merasa bangga dengan rekor tidak terkalahkan tersebut, dan mengaitkannya dengan kesuksesan Arsenal di musim 2003-04.
Mourinho juga mengenang momen bersejarah saat memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya pada tahun 2004 bersama Porto. “Rasanya seperti menyentuh langit. Sejak itu, tidak ada klub Portugal yang berhasil menjuarai Liga Champions lagi,” ungkap Mourinho, menggambarkan besarnya pencapaian tersebut.
Episode lengkap podcast “Beast Mode On” dapat disaksikan di saluran YouTube resminya atau didengarkan di Spotify. Mourinho menjadi tamu istimewa dalam podcast ini sebagai bagian dari kolaborasi dengan Coca-Cola.
Penggemar sepak bola di Indonesia menyambut baik pengakuan Mourinho atas pencapaian Benfica. Seorang penggemar berat Benfica, Andi, menyatakan, “Mourinho memang pelatih hebat. Meskipun tidak juara, prestasinya tetap berharga bagi klub.”





