Cape Verde raih rekor bersejarah usai kalahkan Arab Saudi

Jakarta, Maret.id — Kap Verde telah menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 dengan berhasil maju ke babak 32 besar setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi. Hasil tersebut memastikan mereka lolos dari fase grup dengan prestasi yang belum pernah tercatat sebelumnya, menggeser Arab Saudi dari turnamen.
Kap Verde, negara kecil dengan populasi kurang dari setengah juta jiwa, menunjukkan performa yang mengesankan di Piala Dunia. Mereka menjadi tim pertama yang berpartisipasi untuk pertama kalinya dan mencatatkan seluruh pertandingan di babak penyisihan grup tanpa kekalahan, mengikuti jejak Senegal pada Piala Dunia 2002.
Tim ini berhasil mempertahankan karakter dan semangat juang dalam menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Dengan hasil ini, Kap Verde akan berhadapan dengan Argentina di babak 32 besar, yang merupakan juara bertahan.
Sementara itu, tim nasional Arab Saudi gagal memanfaatkan kesempatan untuk lolos, setelah mencetak satu poin tanpa gol di seluruh pertandingan. Kekalahan ini memicu kritik tajam terhadap staf pelatih dan performa pemain, dan mereka mengakhiri partisipasi sebagai tim peringkat keempat di grup.
Kiper veteran Fozinha berperan krusial dalam pencapaian bersejarah ini. Ia berhasil menjaga gawangnya tetap bersih saat melawan Arab Saudi, dan mencatatkan nama sebagai kiper ketiga berusia di atas 40 tahun yang berhasil melakukan clean sheet dalam lebih dari satu pertandingan di Piala Dunia, bergabung dengan legenda seperti Dino Zoff dan Peter Shilton.
Namun, sementara Arab Saudi tersingkir dalam kekecewaan, Kap Verde justru bersinar sebagai salah satu sorotan utama di Piala Dunia 2026. Mereka menunjukkan bahwa disiplin, organisasi, dan semangat juang adalah kunci kesuksesan, bahkan saat menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.
“Kap Verde menunjukkan kelasnya, dan itu memberikan harapan bagi tim-tim kecil di dunia sepak bola.” kata Budi Sudarsono, mantan pemain tim nasional Indonesia.





