Olahraga

Kai Havertz minta maaf usai gagal penalti Piala Dunia Jerman

Jakarta, Maret.id — Kai Havertz meminta maaf kepada para pendukung Jerman setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti dalam kekalahan dramatis melalui adu penalti melawan Paraguay di Piala Dunia. Penyerang Arsenal itu sebelumnya menyelamatkan timnya dengan mencetak gol penyama kedudukan, namun Die Mannschaft harus mengakhiri perjalanan mereka setelah kalah 4-3 dalam adu penalti yang menegangkan.

Jerman mengalami kegagalan bersejarah di Piala Dunia setelah Paraguay mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka dalam adu penalti. Havertz berhasil menyamakan kedudukan, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu sebelum hasil ditentukan melalui adu penalti. Malang bagi Havertz, ia gagal mengeksekusi penalti, diikuti oleh Nick Woltemade dan Jonathan Tah yang juga tidak berhasil, memastikan Paraguay melaju ke babak berikutnya.

Setelah pertandingan, Havertz menghadapi media dan menerima tanggung jawab atas hasil yang mengecewakan itu. Ia mengakui bahwa kekalahan ini akan sulit diterima dan meminta maaf kepada para pendukung Jerman. “Saya agak kehilangan kata-kata. Ini adalah Piala Dunia kedua saya dan kedua kali ini berakhir tanpa hasil. Yang bisa saya lakukan hanyalah meminta maaf…” kata Havertz.

Kekalahan ini dipengaruhi oleh beberapa momen krusial, termasuk gol yang dianulir melalui VAR. Gol Jonathan Tah di babak perpanjangan waktu dibatalkan setelah VAR memutuskan adanya pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill. Manuel Neuer sempat melakukan penyelamatan penting dalam adu penalti, tetapi Tah gagal mengeksekusi tendangannya sebelum José Canale mencetak gol penentu.

Bagi Havertz, hasil ini melanjutkan rentetan hasil buruk setelah ia juga kalah dalam final Liga Champions yang ditentukan melalui adu penalti. Kini, Havertz harus kembali fokus ke kompetisi klub setelah musim domestik yang sukses, sementara Jerman perlu mengevaluasi penampilan mereka menjelang pertandingan internasional berikutnya.

“Kecewa pasti, namun kami harus segera bangkit dan mempersiapkan masa depan,” kata seorang penggemar sepak bola lokal, Andi, di Jakarta. “Kami berharap tim bisa melakukan introspeksi dan menjadi lebih baik ke depan.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button