Brasil Akhiri Dominasi Spanyol Rebut Piala Dunia Antarklub

Jakarta, Maret.id — Kompetisi Piala Dunia Antarklub Kings League 2026 resmi berakhir di Kota Milan, Italia. Dalam sepekan penuh antusiasme, tim asal Brasil, G3X, berhasil merebut gelar dunia untuk pertama kalinya bagi Brasil, menjadi tim pertama dari luar Spanyol yang menjuarai turnamen ini.
Edisi kali ini menjadi momen penting bagi kawasan Arab. Tim DR7, yang dipimpin kreator konten Arab Saudi Mufarrih Asiri “Darbahah”, mengalahkan juara bertahan Los Troncos FC pada laga pembuka. Sementara itu, tim FWZ yang dipimpin Fawaz Al-Shammari dari Kuwait juga meraih kemenangan bersejarah dengan mengalahkan Porcinos FC, salah satu kandidat terkuat.
Kedua hasil tersebut menegaskan perkembangan signifikan tim-tim Kings League di Timur Tengah. Meski demikian, kedua tim tersebut harus tersingkir dari kompetisi pada babak gugur. Turnamen ini mempertemukan 16 tim dari berbagai liga Kings League di seluruh dunia, ditutup di hadapan tribun penuh di Kings League Arena.
G3X mengalahkan juara liga Italia, Alpak FC, dengan skor akhir 9-5 pada laga final. Ini merupakan puncak dari usaha yang telah lama dinantikan Brasil, yang sebelumnya mencapai final edisi 2024. Gelar ini juga mengakhiri dominasi klub Spanyol atas trofi tersebut.
Turnamen kali ini dihadiri oleh berbagai tokoh olahraga dan media terkemuka, termasuk pendiri Kings League Gerard Pique, ketua komite kompetisi Claudio Marchisio, dan kiper Inter Milan Josep Martinez. Gerard Pique menekankan bahwa kehadiran perwakilan kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara adalah momen paling menonjol dalam turnamen ini.
“Dari penampilan yang ditunjukkan oleh tim DR7 dan FWZ, kita bisa melihat perkembangan pesat Kings League di kawasan tersebut.” kata Gerard Pique, Pendiri Kings League. Interaksi luas dari suporter Arab, baik secara fisik maupun digital, juga menjadi catatan penting dalam turnamen ini.
Harapan tinggi pun mengemuka seiring dengan rencana dimulainya musim penuh pertama Kings League di Riyadh, Arab Saudi, pada 18 September hingga 30 Oktober mendatang. Diharapkan kehadiran 10 tim akan menyita perhatian besar dari suporter, mengikuti pertumbuhan pesat turnamen di kawasan tersebut.
“Saya sangat menantikan edisi penuh pertama Kings League di Riyadh. Sepertinya antusiasme di sini sangat besar!” ujar Andi, seorang penggemar bola di Jakarta.
Kings League, yang didirikan oleh Gerard Pique, merupakan model olahraga modern yang menggabungkan kompetisi sepak bola dengan hiburan digital. Liga ini terus berkembang dan kini mencakup turnamen di banyak negara, termasuk Brasil, Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol, serta meluncurkan Queens League untuk perempuan.





