Olahraga

Asosiasi Sepak Bola Inggris cabut dukungan untuk Infantino

Jakarta, Maret.id — Asosiasi Sepakbola Inggris telah mengirimkan surat resmi kepada Gianni Infantino untuk menyampaikan penarikan dukungan mereka terhadap pemilihannya kembali sebagai presiden FIFA.

Keputusan ini diambil setelah Asosiasi Inggris mendukung pernyataan UEFA yang menyatakan hilangnya kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino. Hal ini dipicu oleh rencana penjualan 21% saham operasi komersial FIFA kepada dana investasi milik Joshua Kushner senilai 4,2 miliar dolar.

Dalam pernyataan resminya, Asosiasi Inggris menyatakan, “Sudah tiba waktunya untuk melakukan peninjauan menyeluruh dan tegas terhadap kepemimpinan serta tata kelola FIFA…” kata perwakilan Asosiasi Inggris.

Sebelumnya, Infantino membatalkan proyek “FIFA Forward Enterprises” setelah adanya penolakan luas. Kevin Lamour, kepala operasi FIFA, menilai proyek tersebut sebagai “proyek satu orang”.

Walaupun proyek tersebut telah dibatalkan, Infantino kini menghadapi tekanan yang meningkat. Asosiasi Sepakbola Wales menjadi salah satu yang pertama secara resmi menarik dukungan bagi pemilihannya.

Serupa dengan itu, Asosiasi Sepakbola Serbia juga menegaskan penarikan dukungan mereka. “Ini adalah satu-satunya langkah yang logis dan rasional…” kata juru bicara Asosiasi Serbia.

Sementara itu, Asosiasi Sepakbola Swiss menyatakan, “Kami sedang melakukan diskusi tambahan di tingkat internal maupun eksternal…” kata mereka.

Asosiasi Swiss menegaskan bahwa mereka akan terus meninjau perkembangan seputar FIFA menjelang pemilihan yang dijadwalkan pada 18 Maret 2027.

Diperkirakan, asosiasi sepakbola Eropa lain akan mengikuti langkah Wales dan Inggris dengan berkoordinasi bersama UEFA. UEFA sebelumnya juga mengancam akan memboikot Piala Dunia jika rencana “FIFA Forward Enterprise” tidak dibatalkan.

Federasi UEFA bahkan mengajukan ancaman hukum terhadap FIFA terkait proposal tersebut. “Kami telah mengirimkan surat-surat terpisah kepada FIFA dan Joshua Kushner…” kata sumber dari UEFA.

Menurut laporan, sebagian besar anggota CONCACAF juga kehilangan kepercayaan terhadap Infantino. Ia sebelumnya mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri pada masa jabatannya yang terakhir sebagai presiden.

Infantino, yang memperoleh dukungan dari lebih dari 200 asosiasi, kini menghadapi kemungkinan tantangan dari Victor Montagliani, presiden CONCACAF.

Perlu diingat, batas waktu untuk mengajukan pencalonan pemilihan adalah 18 November mendatang.

Menanggapi situasi ini, komentator olahraga lokal, Nia Ramadhani, mengatakan, “Kita harus menjaga integritas FIFA agar sepakbola dunia bisa berkembang secara sehat.” kata Nia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button