Hakim Danish Gilas, Veda Ega Tumbang di FP1 Catalunya!

Jakarta, Maret.id — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama tampil kurang maksimal pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada Jumat, 15 Mei 2026. Veda harus rela menempati posisi ke-23 dengan selisih waktu lebih dari dua detik dari pencatat waktu tercepat pada sesi tersebut.
Hasil FP1 dan Pemuncak Klasemen Sementara Sesi
Hakim Danish dari tim AEON Credit MT Helmets-MSi keluar sebagai pembalap tercepat di FP1 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 47,478 detik. Posisi kedua ditempati Adrian Fernandez dari Leopard Racing dengan jarak hanya 0,021 detik, sedangkan Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo juga menunjukkan kecepatan kompetitif sejak awal sesi.
Persaingan Ketat Sejak Awal Latihan
Sejak menit-menit awal FP1, persaingan untuk mencetak waktu terbaik berlangsung ketat antara beberapa kandidat kuat yang saling berpindah posisi di papan waktu. Atmosfer di lintasan terlihat intens ketika pembalap-pembalap muda berupaya mengeluarkan performa maksimum dalam rentang waktu latihan 30 menit.
Performa Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama yang membalap untuk Honda Team Asia mengakui kesulitan menemukan ritme tercepat di sesi tersebut. Selama FP1, Veda belum mampu menembus waktu di bawah 1 menit 50 detik dan berupaya memperbaiki konsistensi pada putaran kedua dengan catatan lap di kisaran 1 menit 50 detik.
Veda sebelumnya memperoleh momentum positif dari hasil yang menimbulkan harapan pada seri sebelumnya di Le Mans, namun kondisi di Catalunya menuntut adaptasi cepat terhadap karakteristik sirkuit. Tim dan pembalap diperkirakan akan melakukan evaluasi pada set-up motor dan strategi guna meningkatkan pace pada sesi berikutnya.
Evaluasi Tim dan Prospek Kualifikasi
Tim-tim terdepan kemungkinan akan terus menajamkan pengaturan elektronik dan pemilihan ban untuk mengejar performa optimal jelang sesi kualifikasi. Sesi latihan bebas berikutnya dan FP2 akan menjadi kesempatan bagi pembalap yang tertinggal untuk menutup gap waktu dan memantapkan posisi start sebelum kualifikasi berlangsung.
Para pengamat menilai bahwa catatan waktu di FP1 memberikan gambaran awal tentang kekuatan lomba, namun kondisi lintasan yang berubah dan manuver tim di sesi berikutnya masih dapat mengubah peta persaingan. Untuk Veda, target utama adalah memperbaiki ritme putaran dan mengeksekusi strategi lomba yang lebih stabil agar mampu bersaing di barisan depan.
Implikasi untuk Balapan
Hasil FP1 menunjukkan bahwa ada beberapa kandidat kuat yang berpotensi menjadi penantang podium di Catalunya, tetapi balapan Moto3 dikenal dinamis dan sering menyajikan kejutan. Konsistensi dan manajemen ban akan menjadi kunci dalam menaklukkan lintasan sepanjang 4,657 kilometer tersebut.
Dengan sisa jadwal akhir pekan ini meliputi FP2, kualifikasi, dan balapan utama, semua tim akan fokus melakukan penyesuaian cepat. Para pembalap muda termasuk Veda Ega Pratama diharapkan mampu menunjukkan perbaikan performa agar target poin dan podium tetap dalam jangkauan pada kompetisi seri Eropa ini.





