Olahraga

FIFA Kirim Surat Permintaan Maaf dan Janji ke 211 Asosiasi

Jakarta, Maret.id — Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) mengeluarkan surat kepada 211 asosiasi anggota pada Rabu malam. Surat ini menjelaskan pertemuan darurat di Rabat antara Gianni Infantino, presiden FIFA, dan pejabat federasi untuk membahas runtuhnya proyek terkait penjualan sebagian turnamen internasional, termasuk Piala Dunia.

Dalam surat tersebut, FIFA menyatakan, “Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk membahas peristiwa-peristiwa dalam beberapa hari terakhir dan memberi tahu Anda tentang perkembangan terbaru.” kata FIFA. Pertemuan ini mengapresiasi kerja manajemen FIFA yang menjamin keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

FIFA melanjutkan, “Sekretaris jenderal dan anggota dewan direksi yang hadir menegaskan dukungan penuh mereka kepada presiden FIFA, Gianni Infantino.” kata FIFA. Infantino juga mengekspresikan dukungannya kepada sekretaris jenderal dan manajemen FIFA.

FIFA mengungkapkan bahwa, “Pertemuan menyimpulkan bahwa efektivitas dan efisiensi operasional harus terus ditingkatkan.” kata mereka. Ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola FIFA dan memulihkan kepercayaan organisasi.

FIFA juga menyampaikan kritik diri terkait usaha gagal dalam proyek FIFA Forward, “Kami mengakui adanya kesalahan dalam usulan pembentukan proyek tersebut.” kata mereka. FIFA mengharapkan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang.

FIFA menyampaikan permohonan maaf kepada asosiasi yang merasa dirugikan, “Kami mohon terima permintaan maaf kami yang tulus.” ujar FIFA. Mereka berkomitmen untuk menganalisis kesalahan yang terjadi dan akan memberikan laporan dalam pertemuan dewan FIFA selanjutnya.

Dalam penutup suratnya, FIFA menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas organisasi, “Kami tidak akan mentoleransi serangan terhadap integritas dan tata kelola kami.” kata FIFA. Mereka berharap dapat memperkuat program FIFA Forward untuk keuntungan semua anggota.

“Menerima informasi ini dari FIFA sangat penting bagi penggemar sepakbola di Indonesia.” kata Joko, seorang penggemar sepakbola di Jakarta. “Kami berharap FIFA dapat belajar dan bertindak transparan demi kemajuan sepakbola dunia.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button