Barcelona tutup pintu untuk bintang Premier League setelah dua tahun

Jakarta, Maret.id — Nama pemain asal Swedia, Lucas Bergvall, kembali menjadi sorotan di Barcelona. Ini terjadi setelah agen gelandang Tottenham Hotspur tersebut bergerak mencari klub baru menyusul berkurangnya peluang bermainnya di klub Inggris itu.
Surat kabar Spanyol, “Sport”, melaporkan bahwa perwakilan Bergvall telah membuka komunikasi dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk Barcelona. Mereka berharap menemukan solusi untuk situasi sulit yang dihadapi sang pemain di Tottenham.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Tottenham kemungkinan akan meminta sekitar 60 juta pound sterling untuk melepas Bergvall. Namun, kompensasi ini tampaknya tidak memengaruhi keputusan manajemen Barcelona untuk meninjau ulang posisi mereka.
Deco, yang memimpin manajemen olahraga Barcelona, menegaskan bahwa mereka tidak berencana untuk melanjutkan negosiasi terkait Bergvall. “Kami merasa fase negosiasi terkait sang pemain sudah berakhir secara final…” kata Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Sikap ini muncul di tengah kebijakan baru Barcelona yang lebih fokus pada pemain dengan karakteristik teknis yang berbeda. Saat ini, Rodri Hernandez menjadi prioritas utama untuk memperkuat lini tengah.
Situasi Bergvall di Tottenham semakin rumit setelah klub melakukan perubahan signifikan pada lini tengah. Dengan kedatangan Sandro Tonali dan Matheus Fernandes, peluang Bergvall untuk mendapatkan menit bermain secara rutin semakin menyusut. Hal ini mendorong agen-agen Bergvall untuk mencari opsi baru.
Perkembangan terbaru ini mengingatkan kembali pada hampir terwujudnya kesepakatan antara Barcelona dan Bergvall dua tahun lalu. Saat itu, klub Swedia Djurgården dan Barcelona sudah berada dalam tahap lanjut negosiasi dengan nilai transfer sekitar 7 juta euro, belum termasuk bonus.
Namun, Tottenham kemudian masuk dalam negosiasi dengan penawaran yang lebih menggiurkan bagi klub Swedia serta Bergvall. Barcelona akhirnya memilih untuk tidak mengikuti tawaran tersebut, yang kemudian membuat Bergvall memilih untuk pindah ke London.
Xavi Hernandez, yang saat itu menjabat sebagai direktur teknik Barcelona, mengonfirmasi bahwa keputusan untuk tidak melanjutkan tawaran demi memenangkan persaingan adalah keputusan yang sulit. “Kami tidak ingin terlibat dalam perang tawaran tanpa dasar…” kata Xavi.
Bergvall sendiri mengakui bahwa memilih antara Tottenham dan Barcelona merupakan salah satu keputusan terberat dalam kariernya. Dua tahun pasca kepindahannya, namanya kembali diangkat ke dalam pertimbangan Barcelona, namun tidak dengan semangat yang sama seperti sebelumnya.
Reaksi positif datang dari penggemar sepak bola Indonesia. “Bergvall mungkin pilihan yang bagus untuk Barcelona, tetapi kami ingin melihat mereka merekrut pemain yang benar-benar bisa berkontribusi pada tim,” ujar Ahmad, seorang penggemar sepak bola lokal.





