Setelah gagalnya transfer Rodri Mourinho perkenalkan amunisi baru di Bernabeu

Jakarta, Maret.id — Kemenangan Real Madrid di Piala Teresa Herrera telah menarik perhatian para analis, meski kemenangan ini dinilai tidak mampu menutupi kelemahan taktis yang akan menghantui tim sepanjang musim. Hal ini disampaikan oleh jurnalis Antonio Romero dan Tomas Roncero dalam program mereka di radio SER Deportivos.
Romero menyatakan bahwa meskipun Real Madrid baru mencapai 20 hingga 30% dari potensi maksimalnya, tim masih kekurangan seorang pengatur serangan di lini tengah. “Real Madrid masih merasa kekurangan seorang pengatur serangan di lini tengah,” kata Romero, menekankan perlunya perbaikan di sektor tersebut.
Sementara itu, Roncero memperingatkan potensi risiko yang muncul setelah kegagalan mendatangkan Rodri Hernandez. “Jika kamu ingin merekrut Rodri tetapi tidak melakukannya, itu berarti kamu harus menutupi kekosongan ini,” ujarnya, menunjukkan bahwa kesalahan ini dapat berimbas panjang selama musim.
Romero kemudian mengusulkan solusi yang disebutnya sebagai “metode Mourinho,” berpendapat bahwa Mourinho memiliki kemampuan untuk membangun tim pemenang meskipun ada keterbatasan. Ia merujuk pada kesuksesan tim Real Madrid terdahulu yang memiliki trio Casemiro, Kroos, dan Modric.
Ia juga mengungkapkan nama Bernardo Silva sebagai calon pengganti yang cocok untuk mengisi peran tersebut. “Berdasarkan apa yang saya lihat di La Coruna dan apa yang saya saksikan darinya di City, saya rasa Bernardo Silva akan menerima pengorbanan ini,” lanjut Romero, mengesampingkan opsi lain seperti Camavinga dan Bellingham.
Dalam diskusinya, Romero meminta para pendukung Real Madrid untuk bersabar terhadap Yan Diomande yang masih muda. Ia menekankan bahwa bermain untuk Real Madrid merupakan tantangan yang jauh lebih besar daripada penampilan singkat yang baik di klub seperti Leganes.
Sebagai penutup, ia memuji bek Cucurella, “Pemain yang ingin dilihat semua orang berlari di sisi sayap Bernabeu adalah Cucurella,” katanya, menggambarkan harapannya terhadap pemain ini untuk menghidupkan kembali sisi sayap tim.
Reaksi dari masyarakat sepakbola Indonesia pun beragam. Banyak penggemar menilai bahwa kekurangan yang ada di lini tengah Real Madrid sangat terasa, dan berharap klub dapat segera menemukan solusi yang tepat agar tidak terpuruk di musim ini.





