Khvicha Kvaratskhelia tak akan menangi Ballon dOr 2026 sementara pemain PSG terbaik dunia

Jakarta, Maret.id — Paris Saint-Germain (PSG) kembali menambah koleksi trofi mereka pada Rabu malam, setelah mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1 di Stadion Salzburg, Austria, untuk mempertahankan Piala Super UEFA. Tim Villa yang dilatih Unai Emery meski pincang, menunjukkan performa yang mengesankan dengan Brain Madjo, pemain berusia 17 tahun, yang membuat lini belakang PSG kewalahan.
Khvicha Kvaratskhelia menjadi bintang pada laga ini. Ia membuka skor pada menit ke-20 dengan gol luar biasa. Desire Doue mengirim umpan kepadanya di sisi jauh kotak penalti, dan dengan dua sentuhan cepat, Kvaratskhelia melewati Matty Cash sebelum mencetak gol dengan tendangan keras kaki kanannya, yang gagal dijangkau kiper Villa, Marco Bizot.
Kvaratskhelia tampil sangat mengesankan di seluruh pertandingan. Ia menjadi ancaman terus-menerus bagi pertahanan Villa, terlibat aktif dalam permainan dengan mencatatkan tiga aksi melewati lawan yang sukses, tiga tembakan, dan sembilan sentuhan di area penalti. “Jika kita hanya menilai dari apa yang terlihat, tak ada pemain lain di dunia sepak bola yang beroperasi pada level yang sama,” kata pengamat sepak bola.
Pemain berusia 25 tahun ini menjadi pemain yang kian diperhatikan setelah penampilannya yang sangat baik di Napoli. PSG merekrutnya pada Januari 2024 dengan biaya mencapai €70 juta dari Napoli, menjadikannya bagian krusial dalam proyek pelatih Luis Enrique.
Kedatangan Kvaratskhelia memberikan dampak signifikan bagi PSG. Ia melengkapi lini serang yang sudah kuat bersama pemain bintang lainnya, seperti Ousmane Dembele dan Desire Doue. Kvaratskhelia terbukti sangat efektif dalam gaya bermain pressing tinggi yang diterapkan Enrique.
Musim lalu, PSG mencatatkan sejarah dengan menjadi tim kedua yang berhasil mempertahankan gelar Liga Champions. Kvaratskhelia dengan luar biasa tampil sebagai pilar tim, mencetak 17 gol dan asist dalam 16 pertandingan fase gugur, membuktikan diri sebagai salah satu pemain terpenting di Eropa.
Namun, Kvaratskhelia saat ini tidak dianggap sebagai kandidat utama dalam perlombaan Ballon d’Or 2026. Meskipun penampilannya di Liga Champions sangat mengesankan, performanya di Ligue 1 tidak sebanding, dengan 12 gol dan assist sepanjang musim. Dia mungkin akan menghadapi kesulitan untuk meraih pengakuan yang lebih besar tanpa kesempatan untuk bersinar di Piala Dunia bersama Georgia.
Reaksi dari para penggemar di Indonesia sangat positif. “Kvaratskhelia adalah pemain yang sangat menghibur. Setiap kali dia di lapangan, saya merasa ada sesuatu yang luar biasa yang akan terjadi,” kata Andi, seorang penggemar sepak bola asal Jakarta, menunjukkan antusiasmenya terhadap penampilan gemilang Kvaratskhelia.





