Maresca menambah misteri Rodri dan enggan diskusikan Enzo Fernandez

Jakarta, Maret.id — Enzo Maresca, pelatih baru Manchester City, mengungkapkan pentingnya pertandingan yang sangat dinanti-nanti melawan Arsenal. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Millennium, Cardiff, pada hari Minggu dalam ajang Community Shield Inggris.
Pertandingan ini menjadi spesial bagi Maresca, karena merupakan laga resmi pertamanya sebagai kepala pelatih Manchester City. “Arsenal telah membuktikan sepanjang beberapa tahun terakhir bahwa mereka adalah pesaing yang konsisten dan kuat. Mereka adalah tim hebat yang dibangun oleh Mikel Arteta,” ujar Maresca.
Ia melanjutkan, “Namun pada saat yang sama, kami adalah Manchester City, dan kami akan berusaha mempersempit jarak serta bersaing dengan kuat.” Maresca menekankan bahwa timnya memandang laga ini sebagai pertandingan untuk memperebutkan gelar, bukan sekadar laga persahabatan.
“Bagi saya pribadi, Community Shield adalah sebuah gelar, dan ketika ada gelar serta laga final, Anda selalu berupaya untuk menang,” kata Maresca. Ia juga mencatat bahwa penting bagi timnya untuk terus berkembang. “Kami harus bersaing, meraih kemenangan, dan mengumpulkan gelar,” tambahnya.
Maresca juga berbicara soal persepsi perubahan yang sedang dialami oleh Manchester City saat ini. “Kami sedang mengalami fase yang menyaksikan kepergian para pemain yang telah menghabiskan bertahun-tahun di sini,” ujarnya.
Menjelang laga melawan Arsenal, Maresca menyatakan bahwa timnya dalam kondisi hampir lengkap. “Rayan Ait-Nouri adalah satu-satunya pemain yang belum sepenuhnya siap,” kata Maresca. Ia menambahkan bahwa Erling Haaland berada dalam kondisi baik meski absen pada sesi latihan sebelumnya.
“Tentang Savinho, kami akan memeriksa kondisinya setelah latihan sore ini,” kata Maresca mengenai cedera pemainnya. Ia juga menyentuh perkembangan masa depan Rodri, mengatakan, “Bursa transfer masih terbuka. Kami bisa membeli atau menjual pemain.”
Maresca menyadari tantangan dalam meyakinkan pemain untuk bertahan ketika mereka sudah berkomitmen untuk pindah. “Hal ini berlaku pada situasi Tijjani Reijnders, dan mungkin beberapa pemain lain,” katanya. Terkait Reijnders, Maresca mengonfirmasi bahwa ada kesepakatan bahwa kepindahannya adalah langkah terbaik untuk semua pihak, meski gelandang Belanda itu baru bergabung musim lalu.
Maresca tetap berhati-hati terkait Enzo Fernandez, menolak untuk berkomentar lebih jauh tentang pemain yang terikat dengan klub lain. “Ia adalah pemain milik klub lain, dan saya rasa tidak tepat untuk berbicara tentang pemain lain,” jelasnya.
Mengenai kebutuhan skuad, Maresca menggarisbawahi bahwa Manchester City masih memerlukan tambahan pemain. “Kami masih memiliki beberapa langkah yang harus dilakukan selama bursa transfer,” tuturnya.
“Saat ini, fokus saya bukan pada kepergian atau kedatangan pemain, melainkan pada persiapan tim untuk meraih kemenangan di laga pertama saya sebagai pelatih,” tutup Maresca.
Tagar terkait bakalan ramai dibicarakan di kalangan penggemar bola Indonesia, terutama melihat persaingan Manchester City dan Arsenal. “Pasti menarik melihat Maresca di awal kariernya dan bagaimana timnya bersaing di laga penting ini,” ujar seorang penggemar sepak bola Jakarta.





