Otak Al Ahly Nyaris Terusir Usai Kepergian Presiden Weiszler

Jakarta, Maret.id — Klub Al Ahli Arab Saudi menghadapi krisis manajerial menjelang awal musim sepak bola 2026-2027. Direktur olahraga Rui Pedro diperkirakan akan dipecat dalam waktu dekat, menjadikannya orang ketiga yang meninggalkan klub dalam sebulan terakhir.
Menurut laporan dari surat kabar Arab Saudi “Al-Youm”, keputusan ini diambil seiring dengan evaluasi kinerja manajemen klub. Rui Pedro menjabat sebagai direktur olahraga sejak Oktober lalu dan bertanggung jawab atas transfer pemain selama dua periode bursa transfer terakhir.
Kepergian Rui Pedro akan mengganggu stabilitas struktur klub. Ia menyusul mantan presiden Khalid Al-Ghamdi dan pelatih Jerman Matthias Jaissle, yang juga telah meninggalkan tim. Khalid Al-Ghamdi mengundurkan diri dari jabatannya setelah tiga tahun untuk mencalonkan diri sebagai presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi.
Sementara itu, Jaissle pergi untuk melatih klub Inggris Newcastle United, menambah tantangan bagi Al Ahli. Tim ini juga kehilangan winger Riyad Mahrez dan gelandang Franck Kessié, serta meminjam lima pemain muda.
Pada awal Liga Roshn Arab Saudi, Al Ahli meraih kemenangan tipis 1-0 atas Al-Diriyah. Gol kemenangan dicetak oleh gelandang Armenia, Eduard Spertsyan, yang baru saja bergabung dari klub Rusia Krasnodar.
“Keberhasilan awal ini diharapkan bisa menutupi masalah internal yang ada.” kata Asep, seorang pengamat sepak bola lokal. “Tapi krisis manajemen seperti ini tentu akan berpengaruh dalam jangka panjang.”





