Hansi Flick eksperimen posisi No.9 Lamine Yamal di Barcelona

Jakarta, Maret.id — Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, sedang menjajaki solusi untuk menghadapi kekurangan penyerang di timnya. Hal ini dilakukan setelah kepergian veteran Robert Lewandowski dan Ferran Torres.
Kedua pemain tersebut meninggalkan Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Lewandowski menuju Major League Soccer, sementara Torres bergabung dengan Paris Saint-Germain. Kepergian mereka meninggalkan kekosongan signifikan di lini serang.
Lamine Yamal, pemain muda berbakat, menjadi sorotan dalam pencarian solusi ini. Banyak pihak berpendapat bahwa ia dapat berkembang menjadi ‘false nine’ serupa Lionel Messi, yang juga bertransisi dari sayap menjadi pencetak gol utama. “Saya melihat potensi Yamal untuk berkembang di posisi ini,” kata Hansi Flick, pelatih Barcelona.
Saat ini, Yamal lebih nyaman bermain sebagai sayap kanan. Namun, pandangan Flick mengenai posisi sang remaja menunjukkan indikasi pelonggaran dalam beberapa minggu terakhir. Taktik baru sudah mulai diuji di Ciutat Esportiva Joan Gamper.
Cuplikan dari latihan menunjukkan Yamal berperan sebagai penyerang sentral dan mencetak gol. Kemampuan tekniknya terlihat melalui umpan satu-dua, kontrol bola yang baik, dan penyelesaian akhir yang klinis. Pada saat yang sama, Anthony Gordon ditempatkan di sayap kiri, dengan Karim Adeyemi di sisi kanan.
Yamal diperkirakan akan segera bergabung kembali dengan skuad setelah libur pasca-Piala Dunia. Ia berpotensi mendapatkan menit bermain dalam laga persahabatan mendatang di Basel. Pengamat menantikan apakah ia akan dimainkan sebagai ‘false nine’.
Tidak hanya Yamal, Anthony Gordon dan Karim Adeyemi juga diminta untuk menunjukkan fleksibilitas. Keduanya memiliki pengalaman bermain sebagai penyerang sentral di klub masing-masing. “Saya percaya mereka bisa beradaptasi di posisi ini,” ujar Flick.
Sementara itu, meski melakukan eksperimen yang menjanjikan, Flick tetap mencari penyerang tengah “murni dan diferensial”. Julian Alvarez menjadi target utama, berkat kombinasi gaya bermainnya yang agresif dan kemampuan mencetak gol.
Kebutuhan akan penyerang tengah dianggap penting untuk bersaing di semua ajang. “Kami membutuhkan sosok penyerang yang dapat membuat perbedaan,” katanya. Pengejaran terhadap Alvarez kini menjadi krusial bagi klub, terutama setelah kehilangan target lain.
“Pencarian ini krusial untuk menyempurnakan tim dan strategi,” ujar Flick. Yang menarik, para penggemar sepak bola di Indonesia sangat antusias menunggu perkembangan ini. “Saya berharap Yamal bisa bersinar di posisi baru,” ujar Rudi, seorang penggemar setia Barcelona di Jakarta.





