Dan Burn Resmi Jadi Kapten Newcastle Usai Kepergian Guimaraes

Jakarta, Maret.id — Newcastle United telah resmi mengumumkan bahwa bek veteran Dan Burn akan menjabat sebagai kapten permanen klub untuk musim 2026-27. Pemain berusia 34 tahun ini mengambil alih ban kapten setelah periode transisi yang signifikan di St James’ Park.
Burn menggantikan Bruno Guimaraes yang meninggalkan Newcastle untuk bergabung dengan Arsenal awal bulan ini. Kepergian gelandang Brasil itu menciptakan kebutuhan mendesak akan sosok pemimpin yang mampu memahami budaya internal tim.
Pemain asal Blyth ini adalah pemain dengan penampilan terbanyak keempat di skuad Newcastle saat ini. Burn juga mencatatkan 11 caps bersama Inggris, termasuk tiga di Piala Dunia FIFA yang berlangsung musim panas lalu.
Kepemimpinan Burn diharapkan dapat memberikan stabilitas di lini belakang. “Kehadiran pemain lokal di pucuk pimpinan akan menjaga keterhubungan antara suporter dan para pemain,” kata manajemen klub.
Pelatih kepala anyar Newcastle, Matthias Jaissle, menilai Burn sebagai “pemimpin alami”. Penunjukan kapten ini menjadi salah satu keputusan penting Jaissle di awal kepemimpinannya. Mantan pelatih RB Salzburg ini mengakui etos kerja Burn yang luar biasa selama pramusim sangat berharga bagi tim.
“Kepentingan tim selalu di atas kepentingan pribadinya, dan ia menjadi contoh yang baik bagi rekan-rekannya,” ujar Jaissle. “Pengalamannya sangat penting dalam membimbing para pemain muda kami.”
Burn sendiri mengungkapkan rasa syukurnya atas penunjukan ini. Ia menggambarkan perannya sebagai kapten sebagai suatu “kehormatan mutlak”. “Ini adalah perjalanan yang luar biasa sejak saya bergabung dengan klub ini,” kata Burn.
Burn juga menyatakan bahwa komitmennya adalah untuk mendorong semua pemain agar terus berupaya mencapai yang terbaik. Saat Newcastle bersiap menjalani musim baru, fokus utama Burn adalah membangun kebersamaan di dalam tim setelah banyaknya perubahan dalam skuad.
“Kehilangan Guimaraes adalah pukulan bagi kami, tetapi penunjukan saya sebagai kapten diharapkan dapat menjaga moral tim,” pungkas Burn.
Kehadiran Burn sebagai kapten diharapkan menjadi simbol bagi suporter Newcastle, terutama dalam menghadapi tantangan besar di liga domestik. Salah seorang penggemar Newcastle di Indonesia, Andi Sutrisno, memberikan komentar, “Kami sangat mendukung Dan Burn. Dia adalah sosok yang benar-benar memahami klub ini, dan kami percaya dia akan membawa Newcastle ke arah yang lebih baik.”





