Olahraga

Neymar Jadi Korban Insiden Tak Pernah Terjadi di Liga Brasil

Jakarta, Maret.id — Santos berhasil meraih kemenangan signifikan atas tuan rumah Vasco da Gama dengan skor 3-0 dalam pekan ke-23 Liga Brasil. Kemenangan ini menandai kebangkitan Santos di 20 menit terakhir pertandingan, meningkatkan posisi mereka keluar dari zona degradasi dan memberikan sebuah malam istimewa bagi sang kapten, Neymar.

Menurut laporan dari surat kabar Spanyol “Marca”, Neymar tampil sepanjang pertandingan meskipun mengalami masalah fisik belakangan ini. Ia berperan penting dalam dua dari tiga gol yang dicetak oleh Santos, memimpin timnya meraih kemenangan krusial dalam perjuangan mereka untuk menghindari relegasi.

Santos baru mampu membuka skor pada menit ke-68 melalui Gabriel Barbosa, lebih dikenal dengan sebutan “Gabigol”. Willian Arao menambah keunggulan pada menit ke-77, sebelum Luan Peres menyempurnakan kemenangan tim dengan gol ketiga hanya empat menit kemudian. Gol Peres muncul setelah tendangan keras Neymar gagal diantisipasi oleh kiper Vasco, Leo Jardim.

Neymar terlibat langsung dalam proses gol Arao dengan memberikan umpan silang yang gagal dihentikan oleh Jardim. Di menit ke-81, Neymar mengeksekusi tendangan bebas yang diantisipasi buruk oleh kiper, menghasilkan bola rebounding yang dengan mudah disarangkan oleh Luan Peres ke gawang.

Di sisi lain, malam buruk menimpa Vasco da Gama yang mengalami kehancuran di Stadion Sao Januario. Para pendukung tidak segan melontarkan cemoohan kepada kiper Leo Jardim setelah kekalahan telak tersebut.

Dengan kemenangan ini, Santos mengumpulkan 25 poin dari 23 pertandingan, untuk sementara meninggalkan zona degradasi. Mereka tengah menjalani periode positif, setelah mencapai perempat final Piala Brasil dan meraih hasil baik di leg pertama babak 16 besar Copa Sudamericana melawan Macara dari Ekuador.

Malam Neymar juga menjadi sorotan karena ia menjadi korban regulasi baru dalam Liga Brasil untuk mencegah pemborosan waktu. Kiper Santos, Gabriel Brazao, menerima perawatan di lapangan yang membuat wasit menilai situasi tersebut sebagai pemborosan waktu, menyebabkan Neymar harus meninggalkan lapangan selama satu menit sebelum diizinkan kembali.

Regulasi ini menyatakan bahwa ketika permainan terhenti akibat cedera kiper, pelatih harus menunjuk seorang pemain untuk meninggalkan lapangan. Jika tidak, kapten tim akan dikeluarkan secara otomatis. Aturan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran pertandingan dan mengurangi waktu tersisa yang terbuang.

Dengan kebangkitan Santos, banyak penggemar sepak bola Indonesia berharap tim ini bisa terus tampil baik dan menghindari relegasi. “Permainan Santos semakin baik, semoga mereka bisa terus berjuang di Liga Brasil,” ujar seorang penggemar sepak bola lokal di Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button