Pakar wasit selesaikan kontroversi gol Al Ahly

Jakarta, Maret.id — Laga antara Al-Ahli dan Al-Anwar dalam ajang Piala Pelayan Dua Kota Suci tidak hanya dipenuhi aksi, tetapi juga kontroversi. Insiden yang melibatkan wasit terjadi setelah gol yang disahkan untuk “Al-Raqi”, yang memicu perdebatan setelah terjadinya sentuhan tangan dalam proses serangan.
Gol Al-Ahli dicetak oleh pemain asal Armenia, Edward Sperstyan. Ia melepaskan tembakan keras yang berhasil menghujam gawang Al-Anwar, memberikan keunggulan yang penting untuk timnya dalam upaya lolos ke babak selanjutnya.
Kontroversi muncul ketika tayangan ulang memperlihatkan adanya sentuhan tangan dari Roger Ibanez, pemain asal Brasil dari Al-Ahli, sebelum gol tersebut terjadi. Hal ini menimbulkan keraguan atas keabsahan gol yang dicetak.
Pakar perwasitan Fahd Al-Mirdasi memberikan pandangannya dalam program “Nadina”. Ia menegaskan bahwa keputusan wasit untuk mengesahkan gol tersebut adalah tidak tepat, mengingat adanya pelanggaran yang jelas pada awal proses serangan.
“Gol Al-Ahli tidak sah, karena ada sentuhan tangan dari Ibanez, pemain Al-Ahli, di awal membangun serangan,” kata Al-Mirdasi. Ia menekankan bahwa pelanggaran tersebut terjadi tepat sebelum gol dan seharusnya menjadi dasar untuk membatalkan gol.
Gol Sperstyan menjadi momen kontroversial, meskipun tembakannya sangat impresif. Al-Mirdasi menyatakan bahwa sentuhan tangan Ibanez mempengaruhi validitas gol yang dicetak, menjadikannya salah satu insiden perwasitan paling menonjol dalam laga tersebut.
Reaksi dari pecinta sepak bola Indonesia pun tidak kalah menarik. “Keputusan wasit bisa berdampak besar pada hasil akhir. Seharusnya ada VAR untuk mencegah kesalahan ini,” ujar Budi Santoso, pengamat sepak bola lokal.





