Olahraga

PSG Pindahkan Laga Pembuka Ligue 1 Melawan Rennes Karena Lapangan Rusak

Jakarta, Maret.id — Paris Saint-Germain (PSG) harus merelokasi pertandingan pembuka Ligue 1 melawan Stade Rennais ke Roazhon Park. Langkah ini diambil setelah gelombang panas ekstrem merusak lapangan Parc des Princes, sehingga tidak dapat digunakan untuk pertandingan.

Keputusan tersebut disahkan oleh Ligue de Football Professionnel (LFP) setelah inspeksi lapangan pada Rabu, 19 Agustus. Kerusakan lapangan terjadi meskipun stadion tersebut baru saja menjadi tuan rumah laga persahabatan melawan Manchester United dua minggu sebelumnya.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui situs web klub, PSG mengonfirmasi bahwa cuaca panas yang berlangsung lama telah mempercepat kerusakan lapangan. “Gelombang panas terbaru, menyusul serangkaian gelombang panas berturut-turut yang memengaruhi wilayah Paris, telah secara signifikan mempercepat kerusakan lapangan di Parc des Princes,” kata pernyataan klub.

Lebih lanjut, mereka menyatakan, “Penilaian ini menyimpulkan bahwa kondisi lapangan saat ini tidak memungkinkan pertandingan dimainkan dalam kondisi yang memadai, terutama terkait keselamatan dan integritas fisik para pemain.”

Analisis AFP melalui Le Monde menunjukkan bahwa gelombang panas ketiga di Prancis telah menyebabkan perkiraan 7.300 kematian berlebih. Krisis ini juga berdampak pada infrastruktur olahraga, termasuk lapangan yang dianggap tidak aman. “Diputuskan bahwa kondisi lapangan saat ini tidak menjamin keselamatan para pemain,” ungkap LFP mengenai keputusan tersebut.

PSG kini mengalami tekanan untuk menyelesaikan penggantian lapangan sebelum menjamu AS Monaco pada 4 September. Sementara itu, tim asuhan Luis Enrique harus menghadapi tantangan di Roazhon Park pada 23 Agustus dengan sepenuh hati, meskipun situasi tersebut membuat logistik menjadi sulit.

Menanggapi isu ini, seorang penggemar sepak bola di Indonesia mengatakan, “Kami berharap PSG bisa segera menemukan solusi untuk masalah ini. Pertandingan di lapangan yang aman adalah yang paling utama, dan ini juga menunjukkan tantangan cuaca yang dihadapi sepak bola saat ini.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button