Olahraga

Kylian Mbappe Berpisah dengan Nike Tandai Perubahan Besar Kontrak Sepatu

Jakarta, Maret.id — Kylian Mbappe, bintang sepak bola asal Prancis, dilaporkan akan berpisah dengan Nike, setelah hampir dua dekade mengikat kerja sama dengan raksasa apparel asal Amerika Serikat tersebut. Desas-desus ini mengejutkan banyak pihak, mengingat perannya yang sangat signifikan sebagai wajah lini sepak bola Nike.

Mbappe, yang dikenal sebagai salah satu talenta terbesar di dunia sepak bola, akan mengejutkan publik dengan memilih bermitra dengan brand sepatu yang dianggap “tidak dikenal”. Hal ini diprediksi akan membawa perubahan besar dalam industri pemasaran sepatu bola. “Ini adalah kesepakatan yang menjanjikan perubahan wajah industri untuk selamanya,” kata seorang analis.

Selama ini, Mbappe telah menjadi figur ikonik bagi Nike sejak dirinya menandatangani kesepakatan sepatu saat usianya baru 8 tahun. Ia mengenakan logo ‘Swoosh’ saat berdetak di dunia sepak bola, dari debutnya di AS Monaco hingga kesuksesan besar bersama Paris Saint-Germain dan Real Madrid.

Nike sendiri tak hanya memproduksi sepatu untuk Mbappe, tetapi juga telah meluncurkan 12 sepatu signature untuknya. Kini, sepatu yang baru dirilis pada Agustus lalu tampaknya akan menjadi yang terakhir baginya dalam kolaborasi dengan brand tersebut. “Keputusan Mbappe meninggalkan Nike setelah 19 tahun akan mengguncang industri,” ungkap seorang jurnalis olahraga.

Kontrak Mbappe dengan Nike berakhir pada 31 Juli lalu, dan kabar mengenai perpisahan ini telah menciptakan kehebohan di kalangan penggemar. Pihak Nike dianggap telah mengalami kesulitan dalam mempertahankan posisinya di pasar yang semakin ketat, terutama melawan Adidas.

Menurut sumber, Mbappe dikabarkan akan bergabung dengan merek sepatu asal Swiss, On. Perusahaan ini telah mengalami pertumbuhan pesat dengan inovasi dalam sepatu lari. Dengan bergabungnya Mbappe, mereka akan memasuki dunia pembuatan sepatu bola yang sangat kompetitif.

“Kesepakatan ini saling menguntungkan, di mana Mbappe akan memiliki ekuitas di On,” kata Thibaut Vezirian, seorang insider industri. Diharapkan Mbappe akan memiliki sub-brand sendiri, serta dapat mempengaruhi produk dan strategi pemasaran perusahaan.

Dalam langkah ini, Mbappe tampaknya mengikuti jejak Roger Federer, yang juga meninggalkan Nike untuk bergabung dengan On pada tahun 2019. Kesuksesan Federer dalam membangun merek sepatu membuat banyak orang percaya bahwa Mbappe dapat melakukan hal yang sama.

“Jika Mbappe bergabung dengan On, dampaknya akan sangat signifikan,” ujar pakar pemasaran olahraga. Potensi besar yang dapat digali melalui kesepakatan ini adalah bahwa Mbappe tidak hanya menjadi wajah brand, tetapi juga pemangku kepentingan.

Pada akhirnya, jika kolaborasi ini berjalan sukses, bisa jadi banyak atlet lainnya akan diikuti jalannya. Hal ini tentu menarik perhatian banyak penggemar sepak bola di Indonesia. “Kami berharap Mbappe sukses dengan langkah barunya. Ini menunjukkan bahwa pemain bisa membangun merek sekaligus mempromosikan diri mereka sendiri,” kata Andi, seorang penggemar sepak bola lokal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button